CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (JIBI/Antara/Muhammad Adimaja) CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (JIBI/Antara/Muhammad Adimaja)
Jumat, 4 Agustus 2017 15:32 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

PDIP Yakin Ada Motif Lain di Balik Merapatnya Hary Tanoesoedibjo ke Jokowi

PDIP meyakini ada motif politik di balik merapatnya Hary Tanoesoedibjo ke Jokowi, namun mereka enggan berspekulasi.

Solopos.com, JAKARTA — Manuver Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesudibjo masih mengundang daya tarik bagi partai-partai pendukung pemerintahan maupun nonpemerintahan.

Ketua DPP PDIP Andreas Pareira mengatakan bahwa dukungan Perindo untuk pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak berpengaruh besar jika mengacu pada aturan Undang-Undang (UU) Pemilu yang baru saja disahkan DPR.

Kendati demikian, dukungan tersebut diharapkan mampu menambah suara rakyat yang merupakan simpatisan Perindo untuk ikut menyukseskan Jokowi kembali terpilih di Pilpres mendatang. “PDIP mengharapkan dukungan Partai Perindo untuk Presiden Joko Widodo [Jokowi] konsisten hingga Pilpres 2019 karena pilpres masih 2 tahun lagi,” ujarnya, Jumat (4/8/2017).

Menurutnya, terkait electoral threshold kalau mengacu pada UU Pemilu yang baru disahkan, dukungan ini tidak signifikan karena Perindo belum mempunyai kursi di DPR pada periode 2014—2019. “Mungkin saja secara elektoral, dukungan ini akan mendorong calon pemilih Perindo pun memutuskan mendukung Jokowi,” katanya.

Andreas mengaku secara terbuka menerima dukungan itu sebagai bentuk motivasi untuk Jokowi. Akan tetapi dia meyakini ada tujuan politik tertentu dari Hary Tanoesoedibjo (HT) selaku ketua umum sehingga Perindo–yang sebelumnya berseberangan–kini memilih mendukung Jokowi.

Akan tetapi Andreas tak mau menduga-duga motif politik yang tengah dibidik oleh bos besar media tersebut hingga secara terbuka menyatakan dukungan Perindo untuk pemerintahan saat ini.

Lowongan Pekerjaan
PT. SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…