Ilustrasi penyerahan trofi Adipura. (JIBI/Madiunpos.com/Istimewa-Humas Protokol Pemkot Madiun) Ilustrasi penyerahan trofi Adipura. (JIBI/Madiunpos.com/Istimewa-Humas Protokol Pemkot Madiun)
Jumat, 4 Agustus 2017 15:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

Pacitan Sepuluh Kali Raih Piala Adipura

Kabupaten Pacitan pada tahun 2017 mendapatkan piala Adipura untuk kali kesepuluh.

Solopos.com, PACITAN — Kabupaten Pacitan kembali meraih piala Adipura pada tahun 2017. Penghargaan ini menjadi yang kesepuluh kali diterima kabupaten berjuluk Kota 1.001 Goa ini.

Selain mendapat piala Adipura, salah satu sekolah dasar di Pacitan yaitu SD Alam juga mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri. Penghargaan tersebut diberikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, kepada Pemkab Pacitan di Jakarta, Rabu (2/8/2017) malam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Edi Junan Ahmadi, mengatakan penghargaan ini merupakan kali kesepuluh diterima Kabupaten Pacitan dalam kategori kota kecil. Menurut dia, piala Adipura ini menjadi simbol keberhasilan Pemkab Pacitan bersama masyarakat untuk menciptakan lingkungan bersih dan lestari.

“Untuk tahun ini ada dua kriteria yaitu Adipura Kencana dan Adipura. Alhamdulillah Pacitan masuk di kategori Adipura,” kata dia, Kamis (3/8/2017).

Junan menyampaikan prestasi tersebut harus dipertahankan dan perlu ditingkatkan. Menurut dia, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan yaitu membudayakan masyarakat membuang sampah pada tempatnya serta membiasakan mengolah sampah sebelum membuangnya.

“Program pengolahan sampah ini akan digalakkan ke seluruh desa,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman pacitankab.go.id, Jumat (4/8/2017).

Kepala SD Alam Pacitan, Bangun Naruttama, menyampaikan SD Alam berupaya menanamkan budaya cinta lingkungan sejak dini. Tidak hanya mengajarkan pengolahan sampah, seluruh peserta didik secara berkala juga dilibatkan dalam kegiatan pengelolaan lingkungan.

Dia menuturkan Adiwiyata Mandiri merupakan penghargaan berngsi bagi sekolah yang dinilai mampu mengaktualisasikan budaya lingkungan di semua aspek kegiatan. Hal ini terkait upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Tidak hanya sampah. Ada keanekaragaman hayati, kemudian juga masalah makan, kantin, makanan anak-anak, juga bagaimana mengenalkan anak-anak tentang keterlibatan mereka dalam lingkungan,” kata dia.

Direncanakan, dua piala penghargaan tersebut rencananya akan dikirab bersama juara catur pelajar tingkat Asia yang merupakan putra asli Pacitan serta juara bola voli junior putra tingkat Provinsi Jawa Timur. Kirab dimulai dari Kabupaten Wonogiri kemudian menuju Pendapa Pacitan, Jumat (4/8/2017).

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…