Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan) Pemain baru Persis Solo, Agung Supriyanto (kedua dari kanan), meluapkan perasaan seusai berhasil mencetak gol lewat sundulan saat melawan Persiba Bantul dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Jumat, 4 Agustus 2017 15:25 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Debut Fantastis Agung Supriyanto Bersama Persis

Liga 2 diwarnai dengan kemenangan Persis atas Persiba.

Solopos.com, SOLO – Satu tapi memberikan dampak luar biasa. Ungkapan itu barangkali bisa ditujukan pada Persis Solo yang merekrut seorang Agung Supriyanto di bursa transfer tengah musim. Hanya butuh waktu 24 menit setelah masuk di babak kedua saat Persis menjamu Persiba Bantul di Stadion Manahan, Kamis (3/8/2017), striker 25 tahun ini sukses mencetak gol debut yang sekaligus membawa timnya menang 1-0.

Meski hanya menang dengan sebiji gol, hasil itu krusial lantaran membawa Persis menyalip PSIR Rembang di posisi kedua. Laskar Sambernyawa pun tinggal berjarak dua poin dari PSIS Semarang di puncak klasemen Grup 4 Liga 2.

Keputusan Pelatih Widyantoro yang memasukkan Agung menggantikan Tri Handoko memang patut disyukuri. Striker yang juga anggota TNI AD berpanghkat Serda (sersan dua) ini mampu memanfaatkan peluang bersih pertamanya di laga itu dengan gol di menit ke-79. Berawal dari free kick Soni Setiawan yang meletakkan bola di tiang jauh Persiba, Agung dengan cermat menyambut umpan dengan tandukan keras nan akurat.

Agung mengaku lega bisa mencetak gol di laga debutnya. Eks striker Timnas U-22 ini tak menyangka bisa langsung dipercaya Wiwid, sapaan Widyantoro, di pertandingan perdana bersama Laskar Sambernyawa. Saat itu Wiwid memang berharap Agung dapat memecah kebuntuan serangan Persis yang tak mampu mencetak gol hingga 15 menit terakhir.

Rudiyana dkk. seperti kehilangan akal menembus strategi parkir bus yang diterapkan Laskar Sultan Agung. “Terima kasih untuk pelatih kepala atas kepercayaannnya. Ke depan saya akan lebih baik jika dipercaya lagi oleh pelatih,” ujar Agung kepada wartawan seusai pertandingan.

Laskar Sambernyawa bisa dibilang mengurung Persiba di hampir sepanjang pertandingan.

Pelatih Persis. Widyantoro, mengaku bersyukur dengan kemenangan atas Persiba. Dia memuji anak asuhnya yang tak kenal lelah melancarkan serangan meski lawannya menerapkan skema bertahan total. “Persiba main parkir bus. Sulit sekali menembus tim dengan hampir semua pemain bertahan,” ujarnya.

Wiwid memuji Agung yang mampu memecah kebuntuan tim dengan golnya. Meski demikian dia menilai striker kelahiran Jepara itu belum tampil dengan performa terbaik. “Dia belum terlalu nyetel dengan tim. Mungkin karena baru sekali latihan,” ucap Wiwid.

Asisten Pelatih Persiba, Sambudiana, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih Johan Manaji dkk. Dia menilai gol semata wayang Persis terjadi akibat kelengahan lini belakangnya. Hampir sepanjang laga, Susatria Nova dkk. sebenarnya tampil sigap untuk menghalau serangan tuan rumah. “Kami kecolongan satu gol, jelas kecewa. Kami sudah bermain sabar. Namun karena kelengahan sedikit malah jadi gol,” sesal dia.

CV. HARAPAN MULIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…