Ilustrasi (backgroundpictures.org)
Jumat, 4 Agustus 2017 06:15 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Sragen Share :

KEBAKARAN SRAGEN
Puntung Rokok Picu Kebakaran di Rumah Warga Kalijambe

Kebakaran Sragen terjadi di Kalijambe.

Solopos.com, SRAGEN — Kebakaran melanda kediaman Imam Kurdi, 89, warga RT 009, Wonorejo, Kalijambe, Sragen, Kamis (3/8/2017) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, dapur rumah korban hangus terbakar.

Tak ada korban jiwa dan luka dalam musibah tersebut, namun kerugian materiil ditaksir sekitar Rp600.000.

Mirisnya musibah itu disebabkan puntung rokok milik korban. Sesaat sebelum kebakaran, sekitar pukul 21.15 WIB, korban dilaporkan buang hajat di kamar mandi. Dia buang hajat sambil merokok.

Begitu selesai buang hajat, korban membuang puntung rokoknya yang masih hidup. Sejurus kemudian dia masuk ke dalam rumah. Tanpa dia sadari puntung rokok yang dia buang terjatuh di tumpukan kayu bakar dan kulit padi.

Beberapa saat kemudian terdengar suara letusan dari arah dapur. Lantaran penasaran, korban bergegas melihat kondisi dapur. Betapa kaget korban melihat dapurnya sudah dilalap si jago merah. Asap tebal mengepul membuat mata sakit.

Sontak korban berteriak meminta tolong kepada tetangganya untuk memadamkan api. Warga pun segera menghambur ke arah rumah korban untuk bersama sama memadamkan api secara manual. Tak lama berselang satu unit mobil damkar dari Pos Gemolong tiba di lokasi kejadian.

Alhasil api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan utama rumah korban. “Tidak ada korban jiwa atau luka dalam musibah tersebut, kerugian materiil sekitar Rp600.000,” ujar Kapolsek Kalijambe, AKP Marsidi, melalui Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.

Dia mengimbau masyarakat berhati hati saat membuang puntung rokok. Apalagi di tempat yang banyak benda-benda mudah terbakar. “Pastikan puntung rokok benar benar sudah mati, dan buang di tempat yang jauh dari benda bemda yang mudah terbakar,” sambung Marsidi.

Kabid Damkar Satpol PP Sragen, Purwo Santoso, mengatakan potensi terjadinya kebakaran cukup tinggi saat musim kemarau. Selain dari puntung rokok, kebakaran bisa dipicu dari hubungan pendek arus listrik, atau kompor yang lupa dimatikan.

Dia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi kebakaran. Teknisnya dengan memastikan kompor sudah dimatikan sebelum bepergian. Selain itu dengan tidak membiarkan jaringan listrik berantakan. Sebab mayoritas kebakaran disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik.

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…