Ilustrasi jemaah haji Indonesia (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi jemaah haji Indonesia (JIBI/Solopos/Dok.)
Jumat, 4 Agustus 2017 16:07 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

HAJI 2017
353 Calon Haji Asal Gunungkidul Diberangkatkan, 18 Menyusul

Pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj) tahap pertama dilakukan pada Kamis (3/8) pagi

Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj) tahap pertama dilakukan pada Kamis (3/8/2017) pagi. Sedikitnya terdapat 353 calhaj yang merupakan kloter 23 SOC telah diberangkatkan, sementara 18 diantaranya akan menyusul.

Total calhaj Kabupaten Gunungkidul yang berangkat pada tahun ini sebanyak 371. Dari jumlah tersebut kemudian dibagi menjadi dua, yakni kloter 23 SOC sebanyak 354 calhaj dan kloter 31 SOC sebanyak 18 calhaj.

“Kloter 23 ini yang berangkat 353, berkurang satu karena ada yang meninggal. Sementara kloter 31 akan menyusul berangkat Sabtu [5/8/2017],” kata Pelakasana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul, Mukotib, Kamis.

Sekitar pukul 05.30 WIB jemaah mulai bertolak dari Masjid Agung Al-Ikhlas, Kecamatan Wonosari menuju Embarkasi Solo. Saat pemberangkatan tersebut terdapat enam calhaj yang menggunakan kursi roda karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan.

Dia perpesan kepada seluruh calhaj agar dapat menjaga kesehatannya saat berada di Tanah Suci, terlebih dengan adanya sejumlah calhaj yang diketahui memiliki kondisi fisik yang lemah. Dia pun meminta agar semua peraturan dan Standart Operasional Prosedur (SOP) harus dipatuni oleh calhaj.

Pada tahun ini sekitar separuh, dari jumlah calhaj dari Gunungkidul memiliki usia senja. Sedikitnya terdapat 168 calhaj yang memiliki usia 61 hingga 80 tahun. “Banyak jemaah yang sudah tua dan kondisi kesehatannya rentan, oleh sebab itu kami antisipasi dengan menyiapkan petugas untuk menjaga para jemaah,” ujarnya.

Sedikitnya Kemenag Gunungkidul akan menugaskan lima petugas yang akan mengawal jemaah di Tanah Suci.  Dua petugas akan khusus mengawal jemaah sebagai ketua kelompok. Sementara tiga orang lainnya merupakan seorang dokter dan dua orang perawat yang akan memberikan pelayanan kesehatan bagi para jemaah.

Salah satu jamaah Marwandi mengatakan, persiapan untuk menunaikan ibadah haji, calon jamaah haji yang berkebutuhan khusus sudah mengikuti berbagi persiapan antara lain yakni dengan mengikuti manasik haji. Saat manasik haji mereka juga menggunakan kursi roda, dengan persiapan itu.

Saat diantar sejumlah keluarga dan sanak saudara, suasana haru meliputi. Meskipun saat berangkat dia juga ikut terharu dan meneteskan ari mata, namun dia yakin siap untuk menjalankan ibdah di Tanah Suci.  “Insyallah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji sudah siap,” katanya.

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…