Jalan layang non-tol Simpang Susun Semanggi (SSS) terlihat dari ketinggian di Jakarta, Jumat (28/7/2017) petang.  (JIBI/Bisnis/Dwi Prasetya) Jalan layang non-tol Simpang Susun Semanggi (SSS) terlihat dari ketinggian di Jakarta, Jumat (28/7/2017) petang. (JIBI/Bisnis/Dwi Prasetya)
Jumat, 4 Agustus 2017 20:57 WIB Miftahul Khoer/JIBI/Bisnis Politik Share :

Habiburokhman Nyasar di Simpang Susun Semanggi, Ini Saran Sekda DKI

Sekda DKI menyarankan Habiburokhman untuk menelepon dirinya jika hendak lewat Simpang Susun Semanggi, biar tak nyasar lagi.

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengingatkan politikus Partai Gerindra Habiburokhman agar tidak tersesat kembali di Simpang Susun Semanggi. Menurutnya, tidak seharusnya orang yang sudah lama tinggal di Jakarta tersesat di simpang itu.

“Ya saya mohon maaf sama Pak Habiburokhman ya. Mungkin kalau dari rumah mau ke DKI lewat situ, ya telepon saya dulu nanti saya kasih tahu,” ujarnya di Balai Kota, Jumat (4/8/2017).

Sebelumnya, pada Rabu (2/8/2017) lalu, Habiburokhman berkicau di Twitter terkait pengalamannya kesasar di Simpang Susung Semanggi. “Gara-gara naik Jembatan Semanggi, malah salah arah, mau ke Menteng jadi ke arah Senayan, ini siapa sich penggagasnya?” ujarnya melalui akun Twitternya @habiburokhman.

Netizen pun ramai-ramai mem-bully kicauan itu. Tak hanya di Twitter, kicauan itu di-capture dan menjadi gunjingan di Instagram. Baca juga: >Habiburokhman Nyasar di Simpang Susun Semanggi, Fadjroel Unggah Peta.

Yang terbaru adalah unggahan foto yang diambil dari mobil yang lewat di sekitar Bundaran HI. Dia mengeluh karena rute Bundaran HI menuju Senayan tidak lewat Simpang Susun Semanggi. “Ternyata dari arah Bundaran HI ke arah DPR, gak lewat bundaran itu, alias lewat jalan lama, hadeuh,” kicaunya, Jumat (4/8/2017).

Saefullah menuturkan seharusnya sebagai warga yang sudah lama tinggal di Jakarta tidak harus tersesat ketika melewati Simpang Susun Semanggi. “Karena sudah banyak pemberitaan di media-media. Di lihat saja gitu arahnya dari mana ke mana,” ujarnya.

ADMINISTRASI PERKANTORAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…