Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A) Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.)
Jumat, 4 Agustus 2017 09:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Gubernur Bertekad Jateng Pelopori Kedaulatan Pangan

Gubernur Ganjar Pranowo bertekad menjadikan Jateng pelopor kedaulatan pangan di Indonesia.

Solopos.com, GROBOGAN — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan bahwa Provinsi Jateng harus menjadi pelopor kedaulatan pangan di antara seluruh daerah di Indonesia. “Jateng harus jadi pelopor kedaulatan pangan, masak ya uyah ndadak [masak iya, garam pun harus] impor,” kata Ganjar di sela penutupan TNI Manunggal Masuk Desa Tahun 2017 di Desa Karangsari, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Rabu (2/8/2017).

Ganjar menyebutkan, dua pertiga luas Indonesia merupakan laut, tapi belum bisa mencukupi kebutuhan garam di tingkat nasional. “Sayang kita belum bisa memenuhi kebutuhan garam dan dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan impor garam, 10 Desember 2017 impornya masum sebanyak 75.000 ton garam,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Provinsi Jateng khususnya daerah yang berada di sepanjang jalur pantai utara Jawa berencana memproduksi garam. “Kita akan coba buat garam di seluruh pantura, kita juga akan lihat garam yang dibuat tidak dari air laut, ada di daerah Bleduk Kuwu, Grobogan, punya garam yang spesifik,” katanya.

Mantan anggota DPR itu menyebutkan, produktivitas garam rakyat Jateng merupakan nomor dua setelah Provinsi Jawa Timur, namun belum mampu berkontribusi untuk pemenuhan kebutuhan nasional. “Oleh karena itu, pemerintah harus segera mengambil langkah atau kebijakan guna mengatasi persoalan tersebut, termasuk menyatukan akademisi, pelaku bisnis, dan pemerintah,” ujarnya.

Ketiga komponen itu, kata Ganjar, juga diharapkan dapat bergerak cepat mewujudkan kedaulatan pangan khususnya komoditas garam.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…