Awan berbetuk unik terlihat dari kawasan sekitar Simpang Lima, Kota Semarang, Jateng, Kamis (3/8/2017) sore. (Facebook.com-Gianni Frieda) Awan berbetuk unik terlihat dari kawasan sekitar Simpang Lima, Kota Semarang, Jateng, Kamis (3/8/2017) sore. (Facebook.com-Gianni Frieda)
Jumat, 4 Agustus 2017 21:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

FENOMENA ALAM
Bentuk Awan di Langit Semarang Ini Bikin Warganet Kagum

Fenomena alam berupa hadirnya awan berbentuk unik yang tampak dari Kota Semarang membuat warganet kagum.

Solopos.com, SEMARANG – Fenomena alam berupa awan berbentuk unik terlihat dari kawasan sekitar Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (3/8/2017) sore. Kisah awan berbentuk unik itu lantas mencuat di media sosial Facebook dan membuat khalayak dunia maya (netizen) merasa kagum.

Kisah fenomena alam berupa awan berbentuk unik itu kali pertama diungkapkan pengguna akun Facebook Gianni Frieda di dinding grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar). “Ki lur hasil jepretan tadi sore langit Kota Semarang [sekitar Simpang Lima] nemu angsa,” tulis pengguna akun Facebook Gianni Frieda pada keterangan foto.

Sejumlah netizen yang tergabung dalam grup Facebook MIK Semar lantas melontarkan berbagai macam komentar. Berbagai perspektif mengenai bentuk awan pun dimunculkan warganet. Bahkan ada yang menganggap bentuk awan itu seperti hewan fiksi yang menjadi ikon Kota Semarang, yakni Warak Ngendok. “Ndas unto [Mirip kepala unta],” ,ungkap pengguna akun Facebook Agus Riyadi.

“[Mirip] Warak Ngendok,” tulis pengguna akun Facebook Hand Saputra.

“Bukan angsa. Tapi Warak Ngendok,” tulis pengguna akun Facebook Andi Kurniawan.

Selain itu, warganet juga mengungkapkan rasa kagum mereka melihat fenomena alam yang tampak dari Kota Semarang tersebut. “Subhanallah,” tulis pengguna akun Facebook Arif Arif.

Subhanallah,” ungkap pengguna akun Facebook Rijal Rijalul.

Sementara itu, sebagian warganet lainnya mengungkapkan fenomena alam awan berbentuk unik memang kerap terlihat dari beberapa kawasan di Kota Semarang belakangan hari ini. Mereka menduga hal itu disebabkan embusan angin yang kencang dalam beberapa waktu terakhir. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
CV. TUNAS MERAPI SEJAHTERA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…