Kelompok tari Artha Dance Company menyuguhkan kesenian tari edan-edanan dalam pawai pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XXIX "Umbyar Mak Byarr!" yang berlangsung di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (27/07/2017). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja) Kelompok tari Artha Dance Company menyuguhkan kesenian tari edan-edanan dalam pawai pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XXIX "Umbyar Mak Byarr!" yang berlangsung di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (27/07/2017). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 4 Agustus 2017 23:20 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Dibuka 5 Agustus, FKY Sleman Libatkan 510 Seniman

FKY 2017, Sleman juga menjadi tuan rumah

Solopos.com, SLEMAN — Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 2017 Sleman mengambil sub tema Byar Sumunar yang berarti  cerah, terang benderang. Sejumlah pertunjukkan seni budaya yang ditampilkan nonstop selama enam hari di parkir utara Taman Denggung mulai 5 Agustus.

Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Aji Wulantoro mengatakan pembukaan FKY Sleman akan dilangsungkan pada malam ini [Sabtu, (5/8/2017)] sekitar pukul 19.00 WIB. Pembukaan diisi dengan pawai seni tiga dimensi bertemakan wayang yang akan diarak bersama kesenian unggulan masing-masing kecamatan.

“Melibatkan 510 seniman dan 17 kecamatan,” ujarnya, Jumat (4/8/2017). Gelaran tahunan ini menyedot dana sebesar Rp700 juta yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais) 2017.

Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Aji Wulantoro menyampaikan maskot pawai seni akan dipamerkan selama penyelenggaraan FKY berlangsung enam hari. Tiap kontingen akan melaksanakan display di depan panggung kehormatan. Pelaksanaan FKY Sleman juga akan diisi dengan pentas seni jatilan dan religius serta pentas seni unggulan.

Pentas seni jatilan akan mengambil waktu pukul 10.00 sampai 17.00 WIB. Dipilih beberapa kelompok unggulan jathilan dari Sleman dan kelompok badui, angguk, maupun hadroh. Sementara malamnya, panggung kesenian akan diisi dengan pentas seni oleh 18 sanggar dari berbagai kecamatan di Sleman.

Aji menyebutkan pentas seni yang ditampilkan berupa ketoprak, stand up komedi oleh Anang Batas, kolaborasi dalang cilik, dan banyak jenis lainnya. Selain itu, ikut dilangsungkan pameran seni oleh 25 stan UMKM pengraji dan perupa daerah.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…