Otto Warmbier dibebaskan dari kerja paksa Korut (Reuters) Otto Warmbier dibebaskan dari kerja paksa Korut (Reuters)
Kamis, 3 Agustus 2017 23:26 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Warga AS Dilarang Pergi ke Korut Mulai September 2017

Pemerintah AS melarang warganya ke Korea Utara mulai 1 September 2017.

Solopos.com, WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat (AS) segera memberlakukan larangan perjalanan ke Korea Utara (Korut) bagi warganya awal September 2017 mendatang. Peraturan ini diberlakukan lantaran hubungan kedua negara yang terus memanas. Hal itu disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri AS, Rabu (2/8/2017).

Dilansir Reuters, larangan tersebut berlaku untuk semua pemegang paspor AS. Namun, pemerintah memberi pengecualian bagi wartawan dan pekerja kemanusiaan. Peraturan itu muncul di tengah ketegangan kedua negara akibat rangkaian uji coba rudal yang dilakukan oleh Korut.

“Paspor AS kini tidak bisa dipakai untuk melakukan perjalan ke Korut. Aturan ini diberlakukan lantaran pemerintah khawatir adanya penangkapan dan penahanan warga AS jika berkunjung ke sana,” demikian penjelasan dari Kementerian Luar Negeri AS.

Lebih lanjut, warga AS yang kini tengah berada di Korut diimbau segera kembali. Kementerian Luar Negeri AS memberi mereka waktu dalam 30 hari ke depan. Aturan ini telah disahkan oleh Menteri Luar Negeri Rex Tillerson setelah kematian mahasiswa AS, Otto Warmbier.

Kejadian nahas yang dialami Warmbier ini bermula saat ia melakukan perjalanan ke Korut pada 2016 dengan jasa biro perjalanan Young Pioneer Tours. Sayangnya, ia ditangkap oleh petugas kemanan bandara Pyongyang, Korut, saat hendak terbang ke Beijing, Tiongkok.

Warmbier ditangkap lantaran dituduh mencuri poster propaganda politik dari hotel tempatnya menginap. Ia mengakui perbuatan tersebut dan meminta dibebaskan. Sayangnya, pihak Korut menolak permohonannya dan menjatuhkan hukuman kerja paksa. Entah apa yang terjadi selanjutnya, ia dipulangkan ke AS dalam kondisi koma dan meninggal sepekan kemudian.

Sampai saat ini, tidak diketahui secara pasti penyebab kematian Warmbier. Beberapa sumber menyebut kematiannya disebabkan oleh penyiksaan yang dilakukan pihak Korut. Namun, tudingan itu langsung dibantah oleh pemerintah Korut. Mereka menyebut kematian Warmbier sebuah misteri yang belum terpecahkan.

PT. BPRS AL MABRUR KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…