Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dianugerahi penghargaan Upakarti di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (2/8/2017). (Instagram-@hendrarprihadi) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dianugerahi penghargaan Upakarti di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (2/8/2017). (Instagram-@hendrarprihadi)
Kamis, 3 Agustus 2017 21:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Wali Kota Semarang Dianugerahi Upakarti

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dianugerahi Upakarti oleh Kementerian Perindustrian atas kepeduliannya terhadap pengembangan UMKM.

Solopos.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dianugerahi penghargaan Upakarti oleh Kementerian Perindustrian atas kepeduliannya terhadap pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Penyerahan penghargaan Upakarti dilakukan langsung oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kepada Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Upakarti merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah kepada mereka yang telah berdedikasi tinggi melakukan berbagai upaya yang sangat luar biasa dalam pengembangan industri kecil dan menengah.

Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Semarang Achyani menjelaskan perkembangan UMKM di Kota Semarang dalam kurun dua tahun ini sangat pesat, terlihat dari jumlah volume usaha maupun omzet yang diraup. “Pada 2012, kalangan pelaku UMKM di Kota Semarang hanya mampu membukukan omzet sebesar Rp314 miliar, sementara pada 2015 meningkat jadi Rp379 miliar dan 2016 meningkat dua kali lipat, Rp716 miliar,” katanya.

Meningkatnya pertumbuhan UMKM, diakuinya karena salah satu inovasi yang dilakukan Wali Kota Semarang dengan meluncurkan fasilitas Kredit Wirausaha Bangkit Jadi Jawara (Wibawa) untuk membantu permodalan. “Kredit Wibawa merupakan bantuan permodalan bagi pelaku industri kecil dengan bunga terkecil se-Indonesia. Hanya tiga persen/tahun, dan bahkan disediakan skema pinjaman tanpa agunan,” katanya.

Apalagi, kata dia, Wali Kota Semarang baru saja meresmikan Semarang Creative Gallery, yakni galeri UMKM di kawasan Kota Lama Semarang, Selasa (1/8/2017) lalu, untuk memamerkan berbagai produk unggulan UMKM. “Tentu, penghargaan Upakarti ini menjadi sangat spesial. Baik Kredit Wibawa maupun Semarang Creative Gallery merupakan bukti komitmen Pemkot Semarang terhadap pengembangan UMKM,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendi mengungkapkan penghargaan Upakarti yang diterimanya harus menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku UMKM di Kota Semarang untuk terus memajukan usahanya. “Saya sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ini menjadi penyemangat, bukan hanya bagi saya, melainkan juga seluruh pelaku industri kecil di Kota Semarang,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…