Spanduk penolakan proyek SPBU dipasang warga di Jalan Timoho, Kota Jogja. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Spanduk penolakan proyek SPBU dipasang warga di Jalan Timoho, Kota Jogja. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 3 Agustus 2017 16:55 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Tolak Proyek SPBU, Warga Balirejo Mengadu ke Dewan

Belasan warga Kampung Balirejo, Kelurahan Muja-muju, Umbulharjo mendatangi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja

 
Solopos.com, JOGJA– Belasan warga Kampung Balirejo, Kelurahan Muja-muju, Umbulharjo mendatangi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Kamis (3/8/2017) siang.

Mereka mengadu karena penolakannya atas proyek pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBD) di wilayah mereka tidak ditanggapi Pemerintah Kota Jogja.

Proyek pembangunan SPBU di Jalan Timoho tersebut izinnya sudah keluar dan saat ini dalam proses penggalian untuk tanki pendam.

“Kami khususnya warga yang tinggal di RT 22 yang berdekatan langsung dengan SPBU sudah menolak tapi kenapa proyek itu tetap berlanjut? Ini ada apa?” kata salah satu warga, Agung Arif Wijaya.

Agung mengatakan penolakan warga sudah disampaikan kepada Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Perizinan dan Penanaman Modal pada 2014 lalu. Setahun kemudian warga kembali melayangkan protes, namun tidak mendapat respon dari Pemerintah Kota Jogja.

PT BPR RESTU KLATEN MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…