Lubang dan kancing kecil di kemeja pria (Today) Lubang dan kancing kecil di kemeja pria (Today)
Kamis, 3 Agustus 2017 20:54 WIB JIBI/Solopos/Newswire Fokus Share :

TAHUKAH ANDA?
Ternyata Ini Fungsi Lubang Kecil di Kemeja Pria

Tak banyak orang tahu, ternyata ada fungsi khusus pada lubang kecil di kemeja pria.

Solopos.com, SOLO – Pernahkah Anda memperhatikan beberapa kemeja pria disertai dengan lubang kecil di bagian belakang? Tak banyak orang tahu fungsi diciptakannya lubang tersebut.

Sebagaimana dilansir Okezone dari Today, Kamis (3/8/2017), diciptakannya lubang tersebut adalah karena orang-orang di masa lalu tidak memiliki lemari dengan rak dan gantungan. Semua pakaian disimpan menggunakan jepitan atau pengait. Nah, lubang kecil pada kemeja membuatnya bisa digantung tanpa menimbulkan kusut.

Lubang kecil ini digunakan oleh pelaut East Coast yang akan menggantung pakaian mereka di kapal saat tengah berganti pakaian. Namun, lubang kecil ini tak hanya eksis pada pakaian para pelaut melainkan sudah ada pada masyarakat di daratan. Tren ini dimulai saat Amerika merancang kemeja oxford dengan kancing di bagian depan pada tahun 1960-an.

Selanjutnya, lubang kecil ini menjadi bagian dari kemeja pria dalam tradisi kencan Ivy League, yakni para mahasiswa dari berbagai universitas bergengsi. Lubang kecil tersebut digunakan untuk menunjukkan status hubungan atau untuk menunjukkan daya tarik sang pemakai kemeja.

Wanita muda akan merobek lubang kecil tersebut bila mereka anggap menarik. Atau bisa pula pria yang merobek lubang kecil untuk menunjukkan dirinya telah memiliki seorang kekasih. Nah, kini detail lubang kecil tersebut masih digunakan para produsen kemeja.

Selain itu, ada juga kehadiran kancing di bagian belakang kerah kemeja juga kerap mengundang tanda tanya. Terkesan tak berguna, namun yang perlu disadari kancing ini tak akan disematkan bila tak ada kegunaannya.

Nah, kancing bulat kecil di belakang kerah kemeja ini sama fungsinya dengan lubang kecil di bagian belakang kemeja. Lebih dari aksesori, kancing bulat kecil di belakang kerah kemeja pria berguna untuk menyatukan kerah dengan kemeja.

Berawal pada tahun 1960-an, di mana antara kancing dengan kerah awalnya dirancang sebagai “kaitan” menggantung pakaian. Kancing tersebut membentuk sebuah “simpul” agar baju lebih mudah tergantung di paku.

ADMINISTRASI PERKANTORAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…