Halaman Depan Harian Umum Solopos edisi Kamis, 3 Agustus 2017. Halaman Depan Harian Umum Solopos edisi Kamis, 3 Agustus 2017.
Kamis, 3 Agustus 2017 10:45 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopso.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
Pengembangan Pariwisata: Taman Lampion Hadir di Jurug

Halaman utama Harian Umum Solopos hari ini memberitakan tentang pengembangan Taman Satwataru Jurug menjadi Taman Lampion.

Solopos.com, SOLO – Investasi dari PT Cikal Bintang Bangsa membuka kesempatan berkembang untuk Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Kebun binatang itu akan memiliki taman lampion. Rencananya, Taman Lampion Jurug akan mulai beroperasi akhir tahun 2017.

Berita mengenai investasi PT Cikal bintang Bangsa untuk TSTJ menjadi headline Harian Umum Solopos, Kamis (3/8/2017). Selain itu ada juga berita tentang preview Persis vs Persiba dan berita tentang bos Beras Maknyuss resmi ditahan polisi.

Berikut ini cuplikan berita halaman utama Harian Umum Solopos edisi Kamis 3 Agustus 2017;

PENGEMBANGAN PARIWISATA: Taman Lampion Hadir di Jurug

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo akan memiliki taman lampion yang beroperasi akhir tahun ini setelah PT Cikal Bintang Bangsa selaku investor mengucurkan dana Rp15 miliar.

Total investasi yang akan dikeluarkan PT Cikal Bintang Bangsa senilai Rp45 miliar. Perusahaan yang selama ini mengelola Taman Pelangi di Monumen Jogja Kembali (Monjali) itu akan mengembangkan area komersial di kompleks TSTJ. Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Utama (Dirut) TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso dengan Direktur PT Cikal Bintang Bangsa Agung Riyadi dilaksanakan di kompleks TSTJ, Rabu (2/8).

Simak selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

PERSIS VS PERSIBA: Saatnya Kembalikan Mental Juara

Menjelang laga Persis Solo melawan Sragen United, Minggu (30/7) lalu, tim pelatih Persis melakukan hal yang tak biasa. Pelatih Persis Solo Widyantoro, Asisten Pelatih Albert Rudiana, dan Pelatih Kiper I Komang Putra, berdiri berjajar dekat lorong pemain di Stadion Manahan. Ketika M. Wahyu dkk. muncul di lapangan dengan seragam kebesaran merah-merah, mereka langsung bertepuk tangan keras pada anak asuh mereka.

“Ayo semangat semangat!,”ujar Widyantoro yang saat itu mengenakan kostum trainingbermotif batik.

Ya, saat itu tim pelatih Persis mati-matian memompa moral anak asuhnya yang anjlok menyusul deretan sanksi PSSI. Sempat menjadi penguasa klasemen Grup 4 Liga 2 di awal musim, sanksi pengurangan tiga poin dan kalah walk out 0-3 dari PSIR Rembang membuat Laskar Sambernyawa terlempar ke posisi ketiga. Meski kelihatannya lumayan, posisi itu tak bisa dibanggakan karena Persis terancam mengikuti playoff degradasi jika terus berada di peringkat tersebut.

Simak selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

KASUS KOMODITAS PANGAN: Jadi Tersangka, Bos Beras Maknyuss Ditahan

Penyidik Bareskrim Polri menahan Direktur Utama (Dirut) PT Indo Beras Unggul (IBU), Trisnawan Widodo (TW), tersangka dugaan kecurangan dalam penjualan beras merek Maknyuss dan Cap Ayam Jago.

Trisnawan diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri, Selasa (1/8) dan langsung ditahan, Rabu (2/8), karena diduga melanggar UU Pangan, UU Perlindungan Konsumen, hingga pencucian uang. Kabag Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul dalam jumpa pers di Mabes Polri, menyatakan terdapat tiga pelanggaran yang diduga dilakukan PT IBU.

Simak selengkapnya: http://epaper.solopos.com/

CV.MULTIKOMUNIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…