Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul, Kamis (25/12/2014). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Kamis, 3 Agustus 2017 23:22 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PENATAAN PANTAI SELATAN
Masih Sebatas Wacana, Dewan Minta Keseriusan Pemerintah

Penataan Pantai Selatan di Gunungkidul belum terealisasi

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Anggota DPRD Gunungkidul mempertanyakan keseriusan pemerintah kabupaten untuk melakukan penataan di kawasan pantai. Pasalnya hingga sekarang, upaya tersebut belum ada realisasinya.

Baca Juga : PENATAAN PANTAI SELATAN : Masterplan Mulai Disusun, Seperti Apa?

Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul Purwanto mengatakan wacana penataan kawasan pantai sudah ada sejak tahun lalu. Namun hingga sekarang upaya tersebut belum terealisasi hingga sekarang.

“Belum ada langkah konkret untuk melakukan penataan tersebut. sebagai buktinya, hingga sekarang [kemarin] belum ada kebijakan yang mendukung dalam rencana penataan,” katanya kepada wartawan, usai melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah OPD Pemkab Gunungkidul di ruang Komisi C, Kamis (3/8/2017).

Menurut dia, kebijakan ini harus diperjelas. Jangan sampai wacana penataan tersebut malah membuat masyarakat di kawasan pesisir menjadi resah dengan rencana tersebut.

“Harus ada kepastian. Untuk itu, kami meminta keseriusan dalam rencana penataan kawasan, khususnya di sepanjang sempandan pantai,” ujar Politisi Gerindra itu.

Purwanto mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap Dinas Pariwisata Gunungkidul terkait dengan wacana penataan sepanjang kawasan pantai. Namun dari klarfiikasi tersebut, lanjut dia, pelaksanaan belum bisa terlaksana karena terbatas masalah anggaran maupun sumber daya manusia.

“Menurut saya ini bukan masalah karena sudah ada rencana jadi harus dilaksanakan,” imbuhnya.

CV.MULTIKOMUNIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…