Penjaga stan menata kain batik pada pameran UMKM Batikraft Vaganza di Kota Semarang, Jateng, Rabu (2/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Penjaga stan menata kain batik pada pameran UMKM Batikraft Vaganza di Kota Semarang, Jateng, Rabu (2/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Kamis, 3 Agustus 2017 17:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo Feature Share :

FOTO PAMERAN SEMARANG
Batikraft Vaganza Digelar di Paragon Mall

Pameran Batikraft Vaganza digelar Kadin di Semarang.

Pengunjung memilih kain batik yang dipanerkan pada Batikraft Vaganza di Kota Semarang, Jateng, Rabu (2/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Pengunjung memilih kain batik yang dipanerkan pada Batikraft Vaganza di Kota Semarang, Jateng, Rabu (2/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah, hingga Minggu (6/8/2017), menggelar pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bertajuk Batikraft Vaganza di Paragon Mall, Kota Semarang, Jateng. Penjaga dan pengunjung stan pada pameran tersebut, Rabu (2/8/2017), didokumentasikan Kantor Berita Antara antusias dengan komoditas yang ditawarkan. Padahal, pameran batik dan karya kerajinan semacam itu seolah-olah sambung menyambung digelar di berbagai pusat perbelanjaan Kota Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

STAFF MARKETING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…