persiba bantul, liga 2 Pesepak bola Persiba Bantul latihan penyelesaian akhir di Lapangan Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Selasa (18/7/2017). (JIBI/Harian Jogja/Jumali)
Kamis, 3 Agustus 2017 11:20 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

LIGA 2
Hadapi Persis, Persiba Menanti Hasil Racikan Yayat

Persiba Bantul akan melakoni laga pekan kesepuluh Grup 4 Liga 2 2017 menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017) sore

Solopos.com, SOLO — Persiba Bantul akan melakoni laga pekan kesepuluh Grup 4 Liga 2 2017 menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017) sore.

Pada pertandingan tanpa penonton kali ini, Laskar Sultan Agung-julukan Persiba sudah berganti kepelatihan dari Purwanto ke Hidayat. Eks pemain PSIM Jogja ini diharapkan mampu mendongkrak posisi Persiba. Sebab, sampai pekan kesembilan, Persiba belum pernah menang dan masih terpuruk sebagai juru kunci klasemen.

Namun, kedatangan Yayat-panggilan akrab Hidayat yang baru mulai menangani tim pada Senin (31/7/2017) lalu kemungkinan belum banyak berdampak pada perubahan penampilan Laskar Sultan Agung pada laga kali ini.

Sebagai pelatih baru dan beberapa hari menangani tim, Yayat memilih untuk irit bicara. Jelang pertandingan melawan Persis Solo, eks pelatih Persiku ini menegaskan bahwa masih butuh waktu mengenali timnya.

Oleh sebab itu, Yayat kemungkinan tidak akan melakukan perubahan skema dan permainan Persiba. Persiba tetap menggunakan pola lama 4-2-3-1 dengan komposisi pemain hampir sama seperti saat ditangani oleh karteker pelatih Sambudiana.

Penumpukan pemain di lini tengah akan menjadi strategi jitu untuk menahan gempuran para pemain Persis yang dikenal tajam saat melakukan penyerangan.

“Yang jelas untuk mampu meraih poin di pertandingan kali ini, kami harus menguasai lini tengah. Pemain tidak boleh banyak kehilangan bola,” katanya, Rabu (2/8/2017).

Di sisi lain, persoalan minimnya kontribusi gol dari lini kedua dan depan, bisa saja menjadi masalah penting bagi Persiba pada laga kali ini. Melihat hal tersebut, Yayat pun kini terus mengoptimalkan peran dari para pemain lini kedua dan depan untuk lebih tajam dalam serangan.

Latihan penyelesaian akhir dioptimalkan, selain itu Persiba juga berencana menambah pemain pada sisa laga yang ada di putaran kedua. “Kami masih usahakan untuk melakukan penambahan utamanya di posisi penyerang,” tandasnya.

CV.TIGA SELARAS BERSAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…