Persis Solo vs Persiba (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan) Persis Solo vs Persiba (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Kamis, 3 Agustus 2017 15:50 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

LIGA 2
Babak I, Persis Diimbangi Persiba 0-0

Liga 2 menyajikan duel Persis Solo vs Persiba Bantul.

Solopos.com, SOLO – Persis Solo mendapat tantangan dari Persiba Bantul dalam lanjutan kompetisi Liga 2. Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017), Persis tak bisa didukung oleh suporter mereka, Pasoepati. Pasalnya, klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu mendapat hukuman dari Komdis PSSI akibat kerusuhan yang terjadi saat melawan PSIR Rembang.

Persis sendiri tampil mendominasi sejak awal. Mereka mengandalkan serangan umpan-umpan pendek, yang dialirkan ke sayap. Kemudian, bola lebih banyak di-crossing ke tengah kotak penalti. Namun, strategi itu mudah dibaca oleh para pemain belakang Persiba.

Persiba sendiri nampak kesulitan mendobrak pertahanan Persis. Mereka justru lebih banyak tertekan, meski masih sanggup mengatasi perlawanan lawan. Gawang mereka nyaris kebobolan di menit ke-29, setelah Persis mempraktekkan serangan balik. Beruntung penyelesaian akhir Dedy Cahyono masih melebar.

Ketatnya lini belakang Persiba membuat serangan Persis tumpul. Mereka nampak kesulitan menyalurkan bola ke para pemain depan. Sementara Persiba beberapa kali mengandalkan tendangan jarak jauh namun masih belum menemui sasaran.

Jelang turun minum, Persis mendapat peluang. Namun tendangan keras Bayu Nugroho dari dalam kotak penalti masih melambung. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Susunan pemain:

Persis Solo: Agung Prasetya, Ikhwan Ciptady, Asyraq Gufron, Soni Setiawan, Akbar Riansyah, Eli Nasoka, Wahyu Fitriyanto, Bayu Nugroho, Dedy Cahyono, Rudiyana, Tri Handoko

Persiba Bantul: Puthut Jati, David Armando, Panji Susanto, Slamet Widodo, Susatria Nova, Erdin Pratama, Johan Manaji, Reja Putra, Rian Wahyu, Wahudi, Awaludin Saputro

CV.MULTIKOMUNIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…