Neymar (JIBI/REUTERS/Carlos Barria)
Kamis, 3 Agustus 2017 22:24 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Internasional Share :

Klopp & Mourinho Ribut Soal Harga Neymar

Juergen Klopp dan Jose Mourinho berdebat soal harga Neymar yang memecahkan rekor pemain termahal.

Solopos.com, PARIS — Harga transfer Neymar dari Barcelona ke Paris Saint Germain (PSG) yang mencapai 222 juta euro (Rp3,4 triliun) memang membuat banyak orang terbelalak.

Harga itu lebih dari dua kali lipat nilai Paul Pogba yang dibeli dari Juventus ke Manchester United saat memecahkan rekor transfer dunia pada musim panas 2016. Harga itu juga empat kali lipat lebih banyak dari nilai transfer Kyle walker dari Tottenham Hotspur ke Manchester City musim panas ini.

Beberapa pelatih top ikut bereaksi dengan transfer Neymar ke PSG yang disebut-sebut tinggal menghitung waktu untuk diresmikan itu. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tak segan mengkritik nilai gila-gilaan yang dibayar PSG untuk menggaet Neymar.

Pelatih berpaspor Jerman itu juga mempertanyakan efektivitas aturan Financial Fair Play (FFP) milik UEFA. Di mana dalam aturan tersebut, menyatakan pembayaran klub untuk membeli seorang pemain tidak boleh melebihi 70 persen dari pendapatan mereka.

“Saya pikir itu [FFP] dibuat agar situasi seperti itu tidak terjadi. Namun ini lebih pada sugesti dibandingkan fakta aturan. Saya tidak tahu, dan tidak paham itu. Saya tidak habis pikir bagaimana itu bisa terjadi. Itu bukan langkah ke depan, saya harap, saya harap itu hanya pengecualian, namun Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” jelas Klopp, seperti dilansir ESPN, Kamis (3/8).

Berbeda dengan Klopp, Manajer Manchester United, Jose Mourinho, menilai harga Neymar masih dalam batas normal. Mourinho, yang mendatangkan Pogba dari Juventus rekor transfer dunia senilai 89 juta poundsterling pada 2016, menganggap harga gila-gilaan Neymar itu sebagai sebuah bentuk konsekuensi.

“Ketika kami membayar uang dengan jumlah itu [rekor transfer 89 juta poundsterling pada 2016] untuk Paul, saya katakan itu tidak mahal. Mahal itu ketika apa yang dikeluarkan lebih tinggi dari kualitas [sang pemain] pada saat dibeli. Saya apa yang terjadi dengan Neymar sama saja. Saya tidak berpikir dia mahal,” jelas pelatih berjuluk The Special One itu, seperti dikutip bleacherreport.co.uk.

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…