Suasana penandatanganan kerjasama antara Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Janabadra (UJB) Jogja dengan Magister Ilmu Hukum Universitas Udayana Bali, di Kampus UJB Jalan Timoho, Kota Jogja, Kamis (3/8/2017). (Foto istimewa/dokumen)
Kamis, 3 Agustus 2017 12:40 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Janabadra Sepakat Kerjasama dengan Udayana untuk Kembangkan Penelitian

Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Janabadra (UJB) Jogja menandatangani kerjasama dengan Magister Ilmu Hukum Universitas Udayana Bali

Solopos.com, JOGJA – Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Janabadra (UJB) Jogja menandatangani kerjasama dengan Magister Ilmu Hukum Universitas Udayana Bali, di Kampus UJB Jalan Timoho, Kota Jogja, Kamis (3/8/2017).

Kedua prodi dari dua universitas sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang penelitian, pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum UJB Francisca Romana Harjiyatni menjelaskan, prodinya sengaja ditunjuk oleh Universitas Udayana untuk bekerjasama sekaligus studi banding. Kerjasama tersebut akan dilaksanakan pada aspek tridharma perguruan tinggi, seperti penelitian, pengajaran dan pengabdian masyarakat.

Di bidang penelitian, pihaknya akan berkolaborasi dengan Udayana untuk menerbitkan jurnal ilmiah. Kemudian melakukan penelitian bidang hukum secara bersama-sama antar kedua prodi tersebut.

“Nanti akan tukar menukar karya ilmiah untuk bisa dimuat di jurnal masing-masing. Dari kami bisa dimuat di Udayana,” terangnya di sela-sela penandatanganan, Kamis (3/8/2017).

Ketua Penjaminan Mutu Prodi Magister Hukum Universitas Udayana Bali Made Gedhe Subha Karma menjelaskan, pihaknya siap bekerjasama dengan Janabdra terutama berkaitan dengan tri dharma perguruan tinggi.

Meski lembaganya merupakan Perguruan Tinggi Negeri, namun tetap harus menjalin kerjasama dengan PTS lain di Indonesia. Magister Ilmu Hukum UJB dinilai sebagai prodi swasta yang cocok untuk bekerjasama, terutama peningkatan dari sisi penelitian hingga penulisan artikel.

“Paling dekat kami akan bekerjasama di bidang penelitian antara Bali dan Jogja ini dari kacamata hukum. Saya melihat ada kemiripan dari sisi budaya, mungkin pemerintahan. Untuk memberikan sumbangsih terhadap good governance antar kedua daerah ini,” tegasnya.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…