Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis) Ilustrasi uang tunai rupiah. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Kamis, 3 Agustus 2017 19:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

INVESTASI MADIUN
6 Bulan, Rp1,1 Triliun Modal Masuk ke Kota Madiun

Investasi Madiun, nilai investasi di Kota Madiun pada semester I tahun 2017 mencapai Rp1,1 triliun.

Solopos.com, MADIUN — Iklim investasi di Kota Madiun semester I tahun 2017 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada semester I tahun ini, nilai investasi di Kota Madiun mencapai Rp1,1 triliun. Padahal pada tahun 2016, nilai investasi yang masuk dalam jangka waktu satu tahun senilai Rp347,3 miliar.

Kepala Dinas Penabaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Koperasi dan Usaha Mikro Kota Madiun, Harum Kusumawati, mengatakan nilai investasi pada tahun 2017 meningkat tajam dibandingkan nilai investasi tahun 2016. Jika dibandingkan dengan nilai investasi yang masuk pada tahun lalu, ada kenaikan sekitar Rp804 miliar.

Padahal angka tersebut dari Januari hingg juni 2017. Dimungkinkan nilai investasi akan terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun ini. “Investor masuk ke Kota Madiun ini dari berbagai sektor, ada yang perindustrian, perdagangan, perhotelan, pergudangan, dan lainnya,” kata Harum di ruang kerjanya, Kamis (3/8/2017).

Dia memerinci dari nilai investasi itu sebagian besar merupakan perpanjangan izin usaha. Untuk nilai investasi baru yaitu sekitar Rp541,7 miliar dan perpanjangan izin dengan nilai investasi Rp609,8 miliar.

Dari investor yang masuk ke Kota Madiun, kata Harum, paling besar yaitu di bidang usaha perdagangan dengan nilai Rp62,5 miliar dan total unit usaha sebanyak 49.

“Untuk total unit usaha yang masuk pada tahun ini sebanyak 215. Itu terdiri dari berbagai bidang usaha,” kata dia. Jumlah tenaga yang terserap dari adanya investasi itu sebanyak 1.551 orang.

Harum menyampaikan investor tertarik untuk berinvestasi ke Kota Madiun karena ada berbagai faktor, salah satunya keamanan dan kondusivitas daerah. Faktor lain yang mendukung investasi Madiun yaitu upah minimum di Kota Madiun yang hanya Rp1,5 juta/bulan dan tol Solo-Kertonoso yang akan difungsikan.

“Kota Madiun itu sangat cocok untuk kegiatan usaha perdagangan, jasa, pergudangan, dan kontruksi,” ujar dia.

SD MUHAMMADIYAH PK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…