Buku Mewarnai Bespoke (Very First To) Buku Mewarnai Bespoke (Very First To)
Kamis, 3 Agustus 2017 13:30 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Ini Buku Mewarnai Termahal di Dunia, Harganya Bisa Buat Beli Rumah

Buku mewarnai Bespoke dijual dengan harga 30.850 dolar AS atau Rp411-an juta.

Solopos.com, LONDON – Perusahaan asal Inggris yang bergerak di jual beli barang unik dan mewah, Very First To membuat buku mewarnai yang dijual dengan harga fantastis. Di berni nama Buku Mewarnai Bespoke, buku tersebut dijual seharga 30.850 dolar AS atau setara dengan Rp411-an juta.

Dilansir Odditycentral, Jumat (28/7/2017), Very First To melakukan riset dan menemukan menganggap belum ada buku mewarnai yang khusus untuk orang kaya. Hal itu membuat mereka ingin membuat produk tersebut untuk pertama kali.

Akhirnya diinisiasilah Buku Mewarnai Bespoke, tak seperti buku mewarnai lainnya, pemesan Bespoke akan berkonsultasi secara khusus dengan ahli ilustrasi terkenal asal Inggris, Ian Beck. Melalui konsultasi tersebut Ian akan menentukan 10 ilustrasi yang cocok untuk si pembeli.

Sampul Buku Mewarnai Bespoke (Very First to)

Sampul Buku Mewarnai Bespoke (Very First to)

“Saya sangat bersemangat saat menjadi bagian dari proyek ini. Saya akan memasukan beberapa obyek seperti foto diri, hewan peliharaan, rumah atau objekl lain dari hasil konsultasi,” ungkap Ian seperti dikutip Odditycentral.

Bespoke akan berisi 10 ilustrasi yang dilukis di 10 lembar kertas yang dibuat sepenuhnya dengan tangan. Sepuluh lembar kertas khusus itu akan disatukan dengan oleh ahlinya dengan teknik dan alat-alat tradisional. Sampul buku bnerasal dari kulit. Bespoke milik tiap-tiap pemesan akan diberi nama si pemesan yang ditulis dari emas 24 karat.

Hotel Dinasty, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…