Pengantar jemaah calon haji asal Kota Madiun memadati Asrama Haji setempat, Kamis (3/8/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Pengantar jemaah calon haji asal Kota Madiun memadati Asrama Haji setempat, Kamis (3/8/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Kamis, 3 Agustus 2017 13:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

HAJI 2017
193 Calhaj Kota Madiun Diberangkatkan ke Surabaya

Haji 2017, sebanyak 193 calhaj asal Kota Madiun diberangkatkan ke Tanah Suci.

Solopos.com, MADIUN — Sebanyak 193 calon haji (calhaj) asal Kota Madiun diberangkatkan ke Tanah Suci, Kamis (3/8/2017) pagi.

Ribuan pengantar calhaj sejak pagi telah memadati halaman Asrama Haji Kota Madiun. Mereka ingin melepas keluarganya yang akan pergi untuk beribadah dan menjalankan rukun Islam yang kelima itu.

Ketua Kemenag Kota Madiun, Amir Sholehuddin, mengatakan jumlah calhaj asal Kota Madiun tahun 2017 sebanyak 193 orang yang terdiri atas 86 laki-laki dan 107 perempuan. Jemaah calon haji asal Kota Madiun masuk dalam kloter 24 bersama jemaah calon haji asal Ponorogo dan Surabaya.

Dia mengatakan 193 calhaj asal Kota Madiun akan diberangkatkan ke Madinah pada Jumat (4/8/2017). Dan pulang ke Tanah Air pada tanggal 13 September 2017.

“Untuk calon haji yang tertua yaitu Duriyah berusia 80 tahun dan termuda bernama Wahyu berusia 31 tahun,” kata dia.

Amir berharap seluruh jemaah calon haji asal Kota Madiun bisa berangkat dan pulang dengan selamat serta lengkap. Selain itu juga bisa menjadi haji mabrur.

Wakil Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto, berharap seluruh calhaj asal Kota Madiun bisa menjalankan ibadah haji di Tanah Suci dengan baik dan diberi keselamatan. Dia meminta petugas dari Kemenag Kota Madiun terus berkomunikas dengan petugas pendamping untuk memantau kondisi seluruh jemaah calon haji selama di Tanah Suci.

Seorang pengantar calhaj, Dinar, mengatakan kedua orang tuanya berangkat ke Tanah Suci pada Kamis ini. Ia mengaku sedih karena ditinggal kedua orang tuanya. Selama ditinggal orang tuanya, ia akan tinggal bersama neneknya.

“Tadi dari sekolah, terus izin ingin melepas leberangkatan kedua orang tua yang akan berangkat ibadah haji,” kata siswa SMAN 3 Kota Madiun ini.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.¬† Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…