Pramugari Putri Oktaviani bersama ayahnya yang seorang pengemudi ojek online (Instagram) Pramugari Putri Oktaviani bersama ayahnya yang seorang pengemudi ojek online (Instagram)
Rabu, 2 Agustus 2017 23:05 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

TRENDING SOSMED
Bangga Punya Ayah Tukang Ojek, Pramugari Ini Menginspirasi Warganet

Trending sosmed kali ini tentang pramugari yang mengunggah foto menginspirasi tentang jasa-jasa ayahnya.

Solopos.com, SOLO – Seorang pramugari bernama Putri Oktaviani menjadi perbincangan hangat di media sosial (medsos). Pasalnya Putri mengunggah foto dirinya disandingkan dengan foto ayahnya yang berprofesi menjadi sopir ojek online. Ucapan terima kasih Putri untuk ayahnya bikin warganet terharu.

Foto inspiratif itu diunggah Putri di akun Instagram @putriooktaviani, Minggu (30/7/2017). Putri menyandingkan fotonya saat menjadi pramugari dengan foto ayahnya yang berprofesi sebagai pengemudi Gojek.

Foto itu diberi penjelasan apa yang dicapai Putri sampai saat ini ia menjadi pramugari adalah kerja keras dan doa ayahnya. Ia menegaskan ayahnya tak seperti kebanyakan orang yang memiliki gelar.

Ayah Putri seorang pengemudi Gojek. Namun pekerjaan sang ayah tak membuat Putri malu. Justru sebaliknya, Putri sangat bangga dengan apa yang dilakukan ayahnya.

My super hero yang nyata dihidup gue. Tahan banting, banyak berkorban buat gue. Berkat usaha kerja keras beliau dan doa beliau, gue bisa jadi kayak sekarang. Iya, bapak gue gak kayak orang di luar sana yang bergelar berbagai macam profesi. Bokap gue hanya seorang buruh dan sekarang seorang Gojek online. Malu? Ahaha, kenapa harus malu? Malah gue bangga  dengan beliau. Makasih bapak untuk semua pengorbanan dan selalu yakin anaknya akan berhasil. Dan ternyata Allah memang mendengar doa bapak, ” tulis @putriooktaviani.

Unggahan foto  Putri bersama ayahnya itu viral dan dianggap warganet sebagai pesan yang memotivasi serta mengharukan. “Mantab, selama kita benar, jujur, dan halal. Kenapa harus malu? Gue juga nyambi jadi Gojek di Surabaya, hehe,” tulis akun @bennard_sby.

“Salut Mbak, selalu sayangi orang tua selagi mereka masih ada,” tulis @belanjayuk_shopp.

“Sip Kak, ga perlu malu. Seharusnya malu kalau jadi anak durhaka. Buat mereka bahagia Kak, selagi masih ada,” tulis @indahindahhhhh03.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…