Para pencari kerja memadati Jobfair Kulonprogo 2016 di SMK Negeri 2 Pengasih, Kulonprogo, Jumat (16/9/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Para pencari kerja memadati Jobfair Kulonprogo 2016 di SMK Negeri 2 Pengasih, Kulonprogo, Jumat (16/9/2016). (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 2 Agustus 2017 18:55 WIB Rima Sekarani/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Pameran Kesempatan Kerja 2017 di SMKN Pengasih Dibuka

Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulonprogo menggelar Pameran Kesempatan Kerja 2017 di aula SMK Negeri 2 Pengasih

Solopos.com, KULONPROGO- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kulonprogo menggelar Pameran Kesempatan Kerja 2017 di aula SMK Negeri 2 Pengasih mulai Rabu (2/8/2017).

Acara yang diselenggarakan selama dua hari tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan layanan penempatan kerja sehingga mengurangi angka pengangguran.

Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kulonprogo, Susilo mengatakan Pameran Kesempatan Kerja 2017 dilaksanakan selama dua hari hingga Kamis (3/8/2017) besok. “Ada 43 perusahaan dengan total 3.880 lowongan,” ungkap Susilo, Rabu pagi.

Berdasarkan data Disnakertrans Kulonprogo per 19 Juli 2017, jumlah pencari kerja yang mengakses layanan penempatan kerja tercatat mencapai 1.479 orang. Lowongan kerja yang masuk mencapai 3.842 posisi, sedangkan jumlah pencari kerja yang sudah ditempatkan sebanyak 1.320 orang.

Susilo berharap Pameran Kesempatan Kerja  2017 bisa menjembatani pencari kerja bertemu dengan pihak perusahaan. Selain mengoptimalkan layanan penempatan kerja, angka pengangguran terbuka di Kulonprogo yang pada 2015 lalu tercatat 3,72% juga diharapkan berkurang.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Kulonprogo Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Lestaryono mengatakan, jumlah pencari kerja jelas bertambah setiap ada lulusan baru. Namun, banyak diantara mereka yang tidak tertampung di dunia kerja sehingga meningkatkan angka pengangguran.

Pameran Kesempatan Kerja 2017 dinilai cukup strategis untuk menyelesaikan masalah ketenagakerjaan. Pencari kerja bisa mendapatkan informasi yang akurat, sedangkan pihak perusahaan menjadi lebih mudah menemukan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Ini menjadi solusi karena pameran seperti ini pertemukan perusahaan  dan pencari kerja secara langsung,” kata Lestaryono.

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…