Ilustrasi wisuda (JIBI/Harian Jogja/Reuters) Ilustrasi wisuda (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Rabu, 2 Agustus 2017 16:55 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

KKN Diharapkan Membantu Entaskan Kemiskinan

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melepas 2.999 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik

Solopos.com, BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melepas 2.999 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik periode 2016-2017 pada Selasa (1/8/2018) di Sportorium Kampus Terpadu UMY.

Mahasiswa dikerahkan di sebagian besar daerah pelosok yang tersebar pada 86 desa baik di wilayah DIY maupun Jawa Tengah.

Sebelumnya, UMY telah menerjunkan mahasiswa melalui KKN Mubaligh Hijrah sebanyak 278 mahasiswa, KKN di wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3T) tercatat 148 mahasiwa, serta hibah dikti dengan 35 mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Akademik UMY Sukamta menjelaskan, Jumlah mahasiswa KKN yang diterjunkan periode kemarin merupakan yang terbanyak dari tahun sebelumnya.

Ia meminta agar mahasiswa bisa memahami kondisi masyarakat. Ia menekankan pada mahasiswa agar menguasai cara berkomunikasi dengan baik, menerapkan ilmu sesuai dengan bidangnya serta bertindak profesional.

“Program kerja yang disusun harus dilaksanakan secara maksimal, dengan penuh keikhlasan,” terangnya dalam rilis kepada Solopos.com, Selasa (1/8/2017).

Kepala Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY Gatot Supangkat menambahkan, mahasiswa ditempatkan di sembilan kabupaten/kota, 43 kecamatan dan 86 desa di DIY Jawa Tengah. Mereka telah diberikan pembekalan dengan berbagai program untuk membantu masyarakat pinggiran.

Kabid Sosial dan Budaya Bappeda DIY Sri Mulyani dalam kesempatan itu menyampaikan, di DIY masih banyak masyarakat masih dalam kondisi pra sejahtera.

Hal itu merupakan dampak ketimpangan wilayah, disebabkan dari perbedaan sumberdaya alam dan kondisi geografi. Karena itu, ia mengimbau kepada mahasiswa KKN yang akan terjun ke masyarakat, harus memaksimal komunikasi dengan pemerintah setempat untuk mendapatkan data awal sebagai acuan menentukan program kerja.

Ia juga menyarankan untuk mengarahkan ke pemberdayaan masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan.

“Sehingga melalui kegiatan KKN UMY diharapkan bisa menjadi bagian dari pengurangan kemiskinan baik dengan pengembangan ekonomi masyarakat atau pemberdayaan. Harus menjadi agen perubahan serta mempunyai inovasi untuk diterapkan di lokasi KKN,” kata dia.

Lurah Desa Dlingo Bantul Bahrun Wardoyo mengaku, telah menerima mahasiswa KKN UMY selama lima tahun terakhir untuk pengembangan desanya.

lowongan pekerjaan
PT Saka Jaya Enggal Cipta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…