Siswa SMPN 5 Semarang mendapatkan vaksin rubella di sekolahnya, Rabu (2/8/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.) Siswa SMPN 5 Semarang mendapatkan vaksin rubella di sekolahnya, Rabu (2/8/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Rabu, 2 Agustus 2017 21:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KESEHATAAN SEMARANG
858 Siswa SMPN 5 Divaksinasi Rubella

Kesehatan siswa SMPN 5 Kota Semarang dijamin dengan pemberian vaksin Rubella.

Solopos.com, SEMARANG – Sebanyak 858 siswa SMPN 5 Semarang mendapat vaksin rubella di sekolah mereka, Rabu (2/8/2017). Vaksinasi rubella bagi siswa SMP ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk menekan penularan virus yang juga disebut campak Jerman itu.

Vaksinasi rubella di Kota Semarang rencana menyasar seluruh pelajar baik dari kalangan sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Di SMPN 5, kegiatan vaksinasi rubella itu digelar pada Rabu pukul 08.00 WIB.

Salah seorang siswi Kelas VIII B SMPN 5, Najwa Aselia, mengaku tidak takut mengikuti vaksinasi rubella. Meskipun untuk mendapat vaksin itu, bagian tubuhnya harus disuntik jarum.

“Enggak sakit kok. Senang malahan karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh biar enggak gampang sakit,” beber Najwa saat dijumpai wartawan di SMPN 5 Semarang, Rabu pagi.

Wakil Kesiswaan SMPN 5, Kholid Lana, mengatakan sekolahnya memang sengaja menyempatkan waktu untuk melakukan vaksinasi rubella bagi para siswa. Hal itu tak lain demi mengantisipasi adanya gangguan kesehatan yang dialami para siswa akibat virus tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan [Kota Semarang] yang menggelar vaksinasi di sekolahan kami. Semoga program ini berjalan berkesinambungan untuk meningkatkan kesehatan setiap anak,” tutur Kholid.

Dilansir berbagai situs media online, rubella merupakan penyakit menular yang disebabkan virus. Virus itu biasanya menyebar melalui droplet bersin atau ingus orang yang terinfeksi.

Rubella yang juga dikenal sebagai campak Jerman, menyebabkan penderitanya mengalami ruam-ruam merah pada kulit dan suhu badan tinggi. Virus ini juga berbahaya bagi wanita yang sedang hamil dan anak-anak.

Terpisah dokter yang bertugas memberikan vaksin rubella bagi siswa-siswi SMPN 5, dr. Silvina, menyebutkan ada 10 petugas medis dan lima bidan dari Puskesmas Kagok dan RS Elizabeth yang diterjunkan dalam kegiatan vaksinasi itu.

“Vaksinasi rubella di Semarang sudah dimulai sejak kemarin [Selasa, 1 Agustus]. Rencana kegiatan ini akan digelar hingga 24 Agustus,” terang Silvina. Vaksinasi rubella demi menjamin terjaganya kesehatan warga Kota Semarang itu, lanjut Silvina, juga akan diberikan kepada seluruh balita berusia 9 bulan, September nanti.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Bank Panin, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…