Perajin menerapkan teknik pewarnaan bakar kayu saat membuat karya kerajinan di rumah produksi Sabagiriwana, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (31/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Perajin menerapkan teknik pewarnaan bakar kayu saat membuat karya kerajinan di rumah produksi Sabagiriwana, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (31/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Rabu, 2 Agustus 2017 03:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra Feature Share :

Foto Kerajinan Semarang Terapkan Bakar Kayu

Kerajinan Semarang kini menerapkan bakar kayu.

Perajin di rumah produksi Sabagiriwana, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (31/7/2017), menerapkan teknik bakar kayu untuk pewarnaan karya kerajinan keranjang buah. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Perajin di rumah produksi Sabagiriwana, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Senin (31/7/2017), menerapkan teknik bakar kayu untuk pewarnaan karya kerajinan keranjang buah. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)

Perajin di rumah produksi Sabagiriwana, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (31/7/2017), menerapkan teknik pewarnaan bakar kayu saat memproduksi karya kerajinan mereka. Di rumah produksi tersebut, perajin setempat memproduksi berbagai karya kerajinan seperti keranjang buah, tempat tisu, tempat air mineral, wadah sendok, pigura, dan kerajinan mebel.

Aneka karya kerajinan dengan teknik pewarnaan bakar kayu yang tengah populer itu selanjutnya ditawarkan dengan harga jual Rp50.000/unit hingga Rp3 juta/set. Karya kerajinan kayu dengan teknik pewarnaan khas itu selanjutnya ditawarkan perajin Kabupaten Semarang ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Jawa Barat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…