Harga ikan asin yang dijual di Pasar Tradisional Batang kini setara dengan harga daging ayam potong, yaitu Rp40.000/kg akibat kelangkaan garam. (JIBI/Solopos/Antara/Kutnadi) Harga ikan asin yang dijual di Pasar Tradisional Batang kini setara dengan harga daging ayam potong, yaitu Rp40.000/kg akibat kelangkaan garam. (JIBI/Solopos/Antara/Kutnadi)
Rabu, 2 Agustus 2017 02:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Harga Garam Melonjak, Harga Ikan Asin Setara Ayam

Harga garam yang melonjak membuar harga ikan asin di Pasar Tradisional Batang kini setara dengan harga daging ayam potong,

Solopos.com, BATANG — Harga ikan asin jenis kunir di beberapa pasar tradisional Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) kini mencapai Rp40.000/kg seiring kelangkaan pasokan garam yang mendongkrak harga kebutuhan pokok itu di daerah setempat. Angka itu setara dengan harga daging ayam potong.

Beberapa pedagang ikan di pasar tradisional Batang, Minggu (30/7/2017), mengatakan bahwa tren kelangkaan pasokan garam di pasaran telah memicu penaikan harga ikan asin hingga mencapai Rp40.000/kg atau naik 50% dari harga semula Rp20.000/kg. “Harga ikan asin kini sudah setara dengan harga daging ayam potong. Penaikan harga ikan asin ini karena dipicu dengan adanya kelangkaan pasokan garam,” kata pedagang ikan asin Kumyati.

Ia menyebutkan rata-rata harga ikan asin mencapai Rp30.000/kg, kecuali ikan asin kunir Rp40.000/kg. “Penaikan harga ikan asin ini selain dipicu adanya kelangkaan garam juga karena saat ini masyarakat banyak melakukan hajatan pernikahan maupun khitanan sehingga permintaannya meningkat,” katanya.

Sejumlah pengusaha ikan asin mengatakan bahwa hampir sebulan terakhir ini, komoditas garam sulit diperoleh sehingga produksi ikan asin ikut turun. “Pelaku usaha ikan asin terkadang memilih ‘beristirahat’ sambil menunggu bahan baku ikan karena stok bahan baku untuk pengasinan ikan sulit diperoleh. Bisa dikatakan Kota Pekalongan krisis garam,” kata pengusaha ikan asin Nasokha.

Ia menjelaskan bahwa harga garam krosok semula Rp2.000,00/kg kini naik menjadi Rp4.500,00/kg seiring pasokan bahan terasa asin itu mulai langka di pasaran. “Demikian pula, harga bahan baku ikan asin yang semula Rp10.000/kg naik 50% dari harga sebelumnya sebesar Rp15.000/kg,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

SD MUHAMMADIYAH PK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…