ilustrasi (JIBI/dok) ilustrasi (JIBI/dok)
Rabu, 2 Agustus 2017 13:20 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

HAJI 2017
Besok, Calon Jamaah Haji Sleman Berangkat ke Asrama Donohudan

Calon jamaah haji asal Sleman mulai diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan Solo

Solopos.com, SLEMAN- Calon jamaah haji asal Sleman mulai diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan Solo. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai kelompok terbang (kloter).

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Sleman Silvia Rosetti menjelaskan pemberangkatan calon jamaah haji asal Sleman ke Asrama Haji Donohudan Solo akan dimulai Kamis (3/8/2017) besok hingga Sabtu (5/8/2017) mendatang.

“Pemberangkatan disesuaikan dengan kloter masing-masing,” katanya kepada Solopos.com, Selasa (1/8/2017).

Pada Kamis (3/8/2017) besok, calon jamaah haji kloter 25 akan berangkat ke Solo pada pukul 17.00 WIB. Kemudian untuk kloter 27 berangkat pada Jumat (4/8/2017) pukul 03.00 WIB dan kloter 30 berangkat pada Sabtu (5/8/2017) pukul 06.00 WIB. “Seluruh persiapan sudah dilakukan tinggal keberangkatan saja,” katanya.

Calon jamaah haji asal Sleman tahun ini tergabung dalam gelombang I dengan tiga kloter yakni kloter 25 SOC, 27 SOC, dan 30 SOC. Selama di Donohudan, para calon jamaah haji asal Sleman akan transit sementara sebelum diberangkatkan ke tanah suci. “Tidak ada calon jamaah yang gagal berangkat. Sejak awal sampai saat ini jumlahnya tidak berubah,” katanya.

Plt Kepala Kantor Kemenag Sleman, Haris Nurfikar mengatakan total jumlah calon jamaah haji Sleman 1.005 orang. Terdiri dari 474 pria dan 531 wanita. Dari jumlah itu, sebanyak 302 orang merupakan jamaah yang masuk kategori lanjut usia (lansia).

Jamaah haji tertua berusia 89 tahun atas nama Djariyah Wongsorejo warga Moyudan dan calon jamaah haji termuda ialah Fitri Nur Khotimah, berusia 20 tahun asal Pakem.

“Sebagain besar calon jamaah haji tahun ini didominasi dari kalangan PNS jumlahnya mencapai 332 orang sementara pegawai swasta 270 orang,” jelasnya.

CV. HARAPAN MULIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…