Presiden RI Joko Widodo meresmikan pencanangan imunisasi MR secara nasional. Peresmian ditandai dg pemukulan gong di MTsN 10 Sleman, Selasa (1/8/2017). (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja) Presiden RI Joko Widodo meresmikan pencanangan imunisasi MR secara nasional. Peresmian ditandai dg pemukulan gong di MTsN 10 Sleman, Selasa (1/8/2017). (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 1 Agustus 2017 15:01 WIB Arys Aditya/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Presiden Serukan Semua Anak Diimunisasi MR, Tanpa Kecuali

Presiden Jokowi menyerukan semua anak mendapatkan imunisasi MR tanpa kecuali.

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para orang tua untuk mengikuti program imunisasi terhadap penyakit measles dan rubella (MR) yang diinisiasi pemerintah pada tahun ini. Hal ini disampaikan Presiden pada Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) di MTs N 10 Sleman, DI Yogyakarta.

Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung, dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi Rubella pada saat kehamilan.

“Untuk melindungi anak-anak, melindungi hak-hak anak Indonesia agar tetap sehat dan ceria, serta melindungi masa depan anak-anak kita, saya menyerukan semua anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun untuk mendapatkan imunisasi measles rubella,” ujar Presiden melalui siaran pers, Selasa (1/8/2017).

Menurut Presiden, menjaga anak agar tetap sehat merupakan tugas bagi para orang tua dan negara pun juga turut ambil bagian dalam mengemban tugas tersebut.

“Namanya menjaga anak, yaitu membuat anak-anak tetap sehat. Ini adalah tugas setiap orang tua dan juga tugas dari negara. Anak-anak dititipkan Allah kepada kita untuk kita sayangi, didik, jaga, dan ayomi, terutama menjaga mereka dari berbagai penyakit yang berbahaya dan mematikan,” kata Presiden.

Imunisasi MR yang dicanangkan pemerintah ini diharapkan dapat menjadi jalan terbaik terhadap pencegahan kedua penyakit tersebut. Presiden mengharapkan agar semakin banyak anak-anak Indonesia memperoleh imunisasi yang diberikan pemerintah secara cuma-cuma ini.

Program ini secara serempak dilaksanakan pada Agustus hingga September 2017 untuk seluruh wilayah di pulau Jawa dan Agustus hingga September 2018 untuk seluruh wilayah di luar pulau Jawa. Presiden juga berpesan kepada jajarannya untuk mengerahkan segenap kemampuan saat turun langsung kepada masyarakat dan memberikan penyuluhan mengenai pentingnya imunisasi.

“Gandeng seluruh sekolah, madrasah, dan pesantren. Gandeng semua orang tua untuk turut menyukseskan imunisasi measles rubella. Buka lebar pintu Posyandu, Puskesmas, rumah sakit, dan semua yang ditunjuk pemerintah untuk melaksanakan imunisasi measles rubella,” ajak Presiden.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana yaitu Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

PT. BPRS AL MABRUR KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…