Suasana area parkir di kompleks Stasiun Purwosari, Solo, Senin (16/5/2016). Pengguna jasa parkir mengeluhkan rencana kenaikan tarif yang diterapkan pada 1 Juni mendatang. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos) Suasana area parkir di kompleks Stasiun Purwosari, Solo, Senin (16/5/2016). Pengguna jasa parkir mengeluhkan rencana kenaikan tarif yang diterapkan pada 1 Juni mendatang. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Selasa, 1 Agustus 2017 06:35 WIB Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Solo Share :

PERPARKIRAN SOLO
Parkir E-Money Gatsu Dimulai Pekan Depan

Perparkiran Solo, penerapan parkir sistem uang elektronik (e-money) di kawasan Gatsu bakal dimulai pekan depan.

Solopos.com, SOLO — Dua mesin parkir sistem uang elektronik (e-money) yang sudah terpasang di koridor Jl. Gatot Subroto (Gatsu) sejak lebih dari dua bulan lalu akhirnya bakal dimanfaatkan mulai pekan depan.

Mesin parkir e-money itu ada di dua lokasi pelayanan parkir yakni pelataran Singosaren dan tepi Jl. Gatot Subroto segmen I atau ruas simpang empat Singosaren-Hotel Amarelo. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo telah mempersiapkan layanan parkir e-money tersebut, tidak hanya untuk koridor Gatsu tapi juga tempat parkir lainnya.

“Hari ini tadi [Senin] kami sudah mulai rapat masalah parkir e-money itu, Insya Allah Senin [7/8/2017] pekan depan sudah bisa di-launching,” kata Kabid Perparkiran Dishub Solo, M. Usman, saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (31/7/2017).

Usman mengakui penerapan parkir e-money sempat tertunda cukup lama karena Dishub butuh waktu mempersiapkan sumber daya manusianya. “Ya, jadi jangan sampai dua mesin yang sudah terpasang itu dibiarkan terlalu lama tidak dipakai. Pekan depan sudah bisa difungsikan,” kata dia.

Dishub bekerja sama dengan BRI untuk pelayanan parkir e-money tersebut. Kartu e-money yang akan dimiliki pengguna jasa parkir juga disediakan bank tersebut.

Kartu e-money sudah bisa diperoleh di lokasi pelayanan parkir pekan depan setelah parkir e-money itu di-launching. “Jadi masyarakat bisa beli kartu e-money di tempat parkir itu. Harganya senilai saldo yang diinginkan. Nah, kartu itu untuk di-tap di mesin parkir saat hendak parkir,” papar Usman.

Parkir sistem ini juga bisa menggunakan kartu debet atau kartu ATM bank mana pun. Namun, bagi masyarakat yang belum memiliki kartu debet atau kartu ATM, masih bisa parkir di kawasan parkir itu dengan membayar secara manual.

“Petugas parkir akan ada yang kami bekali kartu, untuk melakukan tapping bagi pengguna parkir yang tidak punya kartu ATM. Mereka tinggal mengganti uang kepada jukir.”

Dalam sepekan ini Dishub akan memaksimalkan edukasi dan sosialisasi penerapan parkir e-money dengan para juru parkir (jukir). Dishub Solo tetap akan melibatkan jukir di kawasan tersebut untuk pelayanan parkir.

Usman menambahkan untuk tahun ini Dishub akan memasang mesin parkir e-money itu di 12 lokasi. “Yang dua sudah di Gatsu, nanti yang sepuluh di tempat lain, misalnya, Coyudan, Pasar Gede, Pasar Klewer, dan tempat lainnya. Sudah ada 10 mesin yang siap kami pasang,” tutur Usman.

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…