Ilustrasi uang tunai rupiah. (Rahmatullah/JIBI/Bisnis) Ilustrasi (JIBI/Bisnis/dok)
Selasa, 1 Agustus 2017 20:55 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Periksa Kasus Uang Palsu di ATM, Polisi Datangkan Saksi Ahli dari BI

Kepolisian Bantul terus mendalami temuan uang palsu di salah satu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Mandiri di Paseban

Solopos.com, BANTUL– Kepolisian Bantul terus mendalami temuan uang palsu di salah satu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Mandiri di Paseban, Bantul. Saksi ahli dari Bank Indonesia (BI) kemungkinan diundang untuk memberi kesaksian.

Baca juga : UANG PALSU BANTUL : Ini Penjelasan Bank Mandiri Terkait Temuan Upal di Mesin ATM

Kepala Polres Bantul Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Imam Kabut Sariadi mengatakan, pihak kepolisian kemungkinan akan mengundang saksi ahli dari BI untuk membuktikan apakah benar uang yang ditemukan warga Bambanglipuro berinsial S itu palsu.

“Sangat memungkinkan mengundag saksi ahli untuk proses pembuktian,” terang Imam Kabut Sariadi, Selasa (1/8/2017).

Saksi ahli dapat diundang setelah pihaknya selesai memeriksa pihak-pihak terkait. Antara lain korban uang palsu dan saksi lainnya.

Polisi juga akan mengundang otoritas Bank Mandiri selaku pemilik ATM serta PT TAG yang disebut sebagai mitra bank pelat merah tersebut dalam penyetoran uang di mesin ATM. “Saat ini proses penyelidikan masih berjalan,”tutur dia.

Tugas polisi kata Imam adalah membongkar dugaan praktik kejahatan menyelipkan uang palsu ke dalam ATM. Sebab layanan ATM tersebut menyangkut kepentingan dan kepercayaan publik khususnya nasabah bank.

Kendati korban S menegaskan tidak menuntut apapun ke otoritas Bank Mandiri, selain hanya meminta polisi membongkar dugaan kriminalitas tersebut agar masyarakat lain tidak dirugikan.

Sejauh ini ia memastikan belum ada laporan lain terkait temuan uang palsu di ATM. Namun tidak memungkinkan kasus serupa dialami korban lain yang belum melapor ke polisi. “Kalau Bantul ini laporan pertama, saya tidak tahu kalau di daerah lain mungkin pernah ada juga laporannya,” lanjutnya lagi.

KSP ARTHA MULIA CABANG KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Subsidi Ruang Publik bagi PKL

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (28/7/2017). Esai ini karya Murtanti J.R., dosen di Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah mjanirahayu@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Pada pertengahan Juli lalu Pemerintah Kota Solo…