Pemain-pemain Indonesia Muda (IM) Sragen berselebrasi dengan memegang trofi juara setelah menundukkan Pasoepati Football Academy (PFA) pada final Liga Pelajar U-16 Piala Kemenpora Korda Soloraya di Lapangan Kartopuran, Solo, Minggu (30/7). (JIBI/Solopos/Hanifah Kusumastuti) Pemain-pemain Indonesia Muda (IM) Sragen berselebrasi dengan memegang trofi juara setelah menundukkan Pasoepati Football Academy (PFA) pada final Liga Pelajar U-16 Piala Kemenpora Korda Soloraya di Lapangan Kartopuran, Solo, Minggu (30/7). (JIBI/Solopos/Hanifah Kusumastuti)
Selasa, 1 Agustus 2017 02:25 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA PELAJAR
Tundukkan PFA, IM Sragen Juara

Liga pelajar diwarnai dengan IM Sragen yang menjadi juara.

Solopos.com, SOLO — Perjuangan Indonesia Muda (IM) Sragen sejak babak pertama di Liga Pelajar U-16 Piala Kemenpora Korda Soloraya tidak sia-sia. Wakil Sragen tersebut akhirnya dinobatkan sebagai juara setelah menumbangkan Pasoepati Football Academy (PFA) secara dramatis lewat adu penalti 0-0 (5-4) pada babak final di Lapangan Kartopuran, Solo, Minggu (30/7/2017).

Kedua tim hanya berbagi angka imbang tanpa gol dalam waktu normal 2X25 menit. Sebenarnya, IM dan PFA sama-sama memiliki banyak peluang. Khususnya di babak kedua. Namun peluang gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Adu penalti akhirnya tak bisa dihindarkan untuk menentukan juara di turnamen ini. Lima eksekutor penalti IM sukses menuntaskan tugasnya dengan baik. Sementara bola penendang penalti terakhir alias kelima PFA, Ari “Gojes” Seto, melambung ke atas gawang.

“PFA sebenarnya lawan yang berat. Jadi kami senang bisa mengalahkan mereka dan menjadi juara,” jelas Pelatih IM Sragen, Sasongko Bowi, saat dijumpai Solopos.com, seusai laga.

Sementara itu, Pelatih PFA, Sarwo Edi, mengaku tidak kecewa meski timnya gagal memenuhi target juara di Korda Solo. Kelelahan fisik menjadi alasan mereka gagal meraih trofi, mengingat pada hari yang sama mereka juga turun di babak perempat final dan semifinal.

Meski demikian, PFA telah berhasil memastikan tiket lolos ke Liga Pelajar Wilayah Jateng. Itu karena dua tim terbaik  di Korda Solo berhal lolos ke tingkat provinsi. Di sisi lain, Sarwo Edi juga enggan mengkambinghitamkan Ari “Gojes” yang gagal mencetak gol dalam adu tos-tosan.

“Pemain yang ternama pun bisa juga gagal saat menendang penalti. Jadi tidak perlu ada yang disalahkan. Yang penting kami lolos ke tingkat Jateng dan semoga kami bisa bermain lebih baik lagi,” ujarnya.

Ketua Panitia Liga Pelajar U-16 Piala Kemenpora Korda Solo, Bambang Nugroho, menyatakan putaran di tingkat Jateng turnamen ini akan digelar di Banjarnegara, Jumat-Minggu (4-6/8/2017). IM Sragen dan PFA yang mewakili Korda Solo diharapkan bisa bersaing di tingkat provinsi tersebut, dan mampu meraih tiket ke level nasional.

PT BPR RESTU KLATEN MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Subsidi Ruang Publik bagi PKL

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (28/7/2017). Esai ini karya Murtanti J.R., dosen di Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah mjanirahayu@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Pada pertengahan Juli lalu Pemerintah Kota Solo…