Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang meluluhlantakkan lima rumah warga RT 006 Karungan, Plupuh, Sragen, Selasa (1/8/2017) siang. (Istimewa) Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang meluluhlantakkan lima rumah warga RT 006 Karungan, Plupuh, Sragen, Selasa (1/8/2017) siang. (Istimewa)
Selasa, 1 Agustus 2017 17:35 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Sragen Share :

KEBAKARAN SRAGEN
Si Jago Merah Lahap 5 Rumah Warga Plupuh

Kebakaran melanda lima rumah di Desa Karungan, Plupuh, Sragen.

Solopos.com, SRAGEN — Kebakaran hebat terjadi di Dukuh Karungan RT 006 Desa Karungan, Plupuh, Sragen, Selasa (1/8/2017). Lima rumah warga rusak berat diamuk si jago merah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, lima rumah yang rusak itu milik tiga keluarga. Kerugian material akibat musibah tersebut ditaksir mencapai Rp225 juta.

Perinciannya, kerugian Rp150 juta untuk rumah milik Dirjo Sutomo, 65; Rp50 juta untuk rumah milik Sugiyono, 45, dan Rp25 juta untuk milik Suryono, 40. Lima rumah yang terbakar selama ini ditinggali delapan orang.

Akibat musibah itu saat ini para korban membutuhkan bantuan logistik untuk makan maupun pakaian. Diduga kebakaran berasal dari api kompor yang lupa dimatikan di rumah Dirjo Sutomo.

Dilaporkan saat itu pemilik rumah pergi ke sawah saat api kompor masih menyala untuk menghangatkan sayur. Informasi itu dikonfirmasi Camat Plupuh, Sumarno, saat dihubungi Solopos.com.

“Lima rumah milik tiga keluarga rata dengan tanah. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan tiga mobil pemadam kebakaran Pemkab Sragen dan masyarakat,” tutur dia.

Diduga api mulai berkobar sekitar pukul 14.15 WIB. Saat itu warga melihat kobaran api dari arah dapur rumah Dirjo Sutomo. Sejurus kemudian api membesar dan warga berusaha memadamkan api.

Upaya pemadaman api secara manual menggunakan ember dan peralatan seadanya tidak membuahkan hasil. Api lantas merembet ke bangunan rumah warga di sekitarnya.

Beruntung tak lama berselang dua mobil damkar dari Sragen kota dan satu armada dari Pos Gemolong tiba. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atau luka. Hanya material,” kata dia.

Sumarno menerangkan amukan si jago merah menarik perhatian puluhan warga dan pengguna jalan yang lewat. Mereka menyaksikan upaya pemadaman api yang dilakukan tim damkar.

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…