Pialang mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Kantor Pusat Bank BNI Jakarta, Kamis (10/4/2014). IHSG pada penutupan perdagangan Kamis ini turun 155,68 poin atau 3,16% ke level 4.765,73, koreksi paling tajam terjadi pada sektor properti, konstruksi, dan real estat, yakni sebesar 6,47%. (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Ilustrasi (Dok/JIBI/Bisnis)
Selasa, 1 Agustus 2017 10:45 WIB Renat Sofie Andriani/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

IHSG Dibuka Menguat 12,57 Poin, Enam Saham Sektoral Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (1/8/2017), dibuka menguat 12,57 poin.

Solopos.com, JAKARTA – Pergerakan positif indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut pada perdagangan pertama bulan ini, Selasa (1/8/2017). IHSG hari ini dibuka dengan penguatan 0,22% atau 12,57 poin di level 5.853,51 dan naik 0,15% atau 8,81 poin ke level 5.849,74 pada pukul 09.07 WIB.

Pada perdagangan Senin (31/7/2017), IHSG ditutup menguat 0,17% atau 9,91 poin di level 5.840,94. Sebanyak 26 saham bergerak menguat, 3 saham bergerak melemah, dan 529 saham stagnan dari 558 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama sektor tambang (+1,42%) dan infrastruktur (+0,32%). Adapun, tiga sektor lainnya bergerak negatif dipimpin oleh sektor aneka industri yang melemah 0,51%.

Tim riset Profindo Sekuritas memprediksi IHSG masih akan melanjutkan penguatan, namun terbatas dengan rentang pergerakan di kisaran 5.804 – 5.863 pada perdagangan hari ini.

Penguatan saham Boeing membuat indeks Dow Jones ditutup pada zona hijau dengan menguat +0.28%, sedangkan S&P 500 flat -0.07% dan Nasdaq melemah -0.42% yang ditekan dari penurunan saham Facebook dan Alphabet. Boeing naik hingga 1.04% dan menyentuh level tertinggi setelah JP Morgan menaikan target pricenya.

Bursa Eropa menguat dengan indeks FTSE 100 +0.05%, DAX -0.37%, CAC 40 -0.73%, dan Stoxx 600 -0.13%. Indeks pada awal pembukaan sempat bergerak menguat yang didorong oleh penguatan saham mining serta financial yang dipimpin oleh saham HSBC setelah melaporkan kinerja yang mengalahkan perkiraan.

Inflasi Zona Euro meningkat 1.3% YoY sesuai dengan ekspektasi dengan inflasi inti tumbuh 1.2% melebihi ekspektasi 1.1%. Tingkat pengangguran Zona Euro turun ke level 9.1% dari level 9.2%. Namun penguatan euro ke level tertinggi sejak Januari 2015 menekan penguatan saham.

Selain itu berdasarkan data dari Thomson Reuters kinerja emiten di indeks utama Eropa sedikit melemah dibandingkan dengan kuartal I.

Di sisi lain, harga minyak ditutup menguat selama enam hari berturut-turut, didorong oleh rencana pertemuan negara OPEC dan non OPEC di Uni Emirat Arab pada 7-8 Agustus untuk membahas komitmen pemangkasan produksi.

Di Asia Tenggara, indeks FTSE Straits Time Singapura pagi ini terpantau turun 0,06%, indeks FTSE KLCI Malaysia menguat 0,33%, sedangkan indeks PSEi Filipina melemah 0,53%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 naik 0,12% atau 0,64 poin ke 525,49 pada pukul 09.08 WIB, setelah dibuka dengan penguatan 0,39% atau 2,04 poin di posisi 526,88.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau lanjut menguat 0,07% atau 9 poin ke Rp13.316 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB.

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BBCA+0,94%
BBRI+0,85%
ADRO+2,24%
GGRM+0,79%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

LPPF-5,33%
ICBP-0,60%
BBNI-0,34%

Sumber: Bloomberg

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…