Binaragawan Solo, Agus Rambo (kiri), sukses meraih medali perak dalam kontes binaraga kelas 70 kilogram (kg) Liga Persatuan Angkat Besi, Binaraga dan Angkat Berat (PABBSI) Jawa Tengah di Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (30/7/2017). (Istimewa) Binaragawan Solo, Agus Rambo (kiri), sukses meraih medali perak dalam kontes binaraga kelas 70 kilogram (kg) Liga Persatuan Angkat Besi, Binaraga dan Angkat Berat (PABBSI) Jawa Tengah di Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (30/7/2017). (Istimewa)
Selasa, 1 Agustus 2017 05:25 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Umum Share :

Cuma Persiapan Sepekan, Binaragawan Solo Ini Raih Medali di Liga PABBSI Jateng

Agung Wahana kembali meraih prestasi.

Solopos.com, SOLO — Binaragawan senior Solo, Agus ” Rambo” Wahana, kembali menorehkan prestasi dengan merebut medali perak dalam kontes binaraga kelas 70 kilogram (kg) Liga Persatuan Angkat Besi, Binaraga dan Angkat Berat (PABBSI) Jawa Tengah di Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis-Minggu (27-30/7/2017). Capaian itu cukup mengejutkan mengingat Agus Rambo hanya punya waktu kurang dari sepekan untuk persiapan.

Di ajang tersebut, Agus Rambo hanya kalah bersaing dari Budiono, binaragawan tuan rumah. Budiono sendiri merupakan atlet kawakan yang berpengalaman di kelas 70 kg. Agus Rambo mengaku cukup puas dengan medali perak yang dia raih di Liga PABBSI seri kedua tersebut.

Binaragawan 49 tahun itu menyebut persiapan yang kurang optimal membuatnya gagal menjadi yang terbaik. “Saya cuma punya waktu persiapan enam hari, sedangkan idealnya 40 hari. Jadi saya cukup puas dengan medali ini,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Senin (31/7/2017).

Agus sebenarnya bersaing ketat dengan Budiono dalam penilaian juri maupun penonton. Kemampuan memeragakan bentuk tubuh (pose) dan keseimbangan postur kedua binaragawan ini dinilai sama baiknya.

Hanya Budiono sedikit lebih unggul dalam perkembangan bentuk otot. “Faktor tuan rumah mungkin juga sedikit banyak memengaruhi penilaian,” tuturnya.

Sebelum meraih perak di ajang itu, Agus Rambo sukses merebut juara di Liga PABBSI Jateng seri pertama Februari 2017 lalu. Hasil ini sempat menggemparkan dunia binaraga lantaran Agus baru saja “turun gunung” setelah vakum sembilan tahun. Agus mengaku tetap mengincar prestasi dalam Liga PABBSI seri ketiga yang akan digelar Desember.

Disinggung ambisinya mewakili Jateng dalam Kejurnas PABBSI, dia mengaku tak terlalu ngotot. “Kuota binaragawan terbatas, biasanya hanya juara tiap kelas yang mewakili ke ajang nasional. Namun saya tetap akan berlatih keras untuk menggapai impian itu [tiket Kejurnas],” tutur lelaki yang berprofesi pegawai properti ini.

PT BPR RESTU KLATEN MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Subsidi Ruang Publik bagi PKL

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (28/7/2017). Esai ini karya Murtanti J.R., dosen di Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah mjanirahayu@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Pada pertengahan Juli lalu Pemerintah Kota Solo…