Aliyah Shagieva (Instagram @chestnayaaa) Aliyah Shagieva (Instagram @chestnayaaa)
Selasa, 1 Agustus 2017 05:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Anak Presiden Kyrgyzstan Hapus Foto Menyusui yang Dianggap Vulgar

Anak Presiden Kyrgyzstan menghapus foto menyusui yang diunggah di media sosial lantaran dianggap terlalu vulgar.

Solopos.com, BISHKEK – Foto anak Presiden Kyrgyzstan, Almazbek Atambayev, Aliya Shagieva, saat menyusui membuat geger warganet. Sayang, foto yang diunggah di akun Instagram pribadinya itu menuai kecaman. Ia akhirnya memilih menghapus foto tersebut guna mengakhiri perdebatan.

Shagieva amat menyayangkan kritikan yang dialamatkan kepadanya. Menurutnya, ia tidak melakukan sesuatu yang menyalahi aturan. “Saya tidak melakukan tindakan vulgar seperti yang dituduhkan. Yang aku lakukan adalah tindakan fungsional. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan fisiologis bayi saya, bukan untuk seksual,” ungkap Shagieva seperti dilansir The Independent, Senin (31/7/2017).

Orang tua Shagieva pun tak setuju dengan tindakannya itu. Ia sadar, tindakan itu sulit diterima oleh orang-orang yang masih berpikiran tradisional. “Mereka benar-benar sangat tidak menyukainya. Bagiku itu tak masalah, karena cara berpikir kami memang sangat berbeda,” sambung dia.

Bagi Shagieva, memenuhi kebutuhan sang anak jauh lebih penting daripada meladeni komentar orang lain. Ia akan melakukan apapun yang terbaik demi sang anak meski akhirnya harus menerima cibiran. “Sebagai ibu, saya merasa harus memberikan yang terbaik untuk anak. Merawat anak dan memenuhi kebutuhannya jauh lebih penting daripada komentar miring orang lain tentang saya,” tandasnya.

Foto kontroversial tersebut diunggah Shagieva di Instagram, April 2017. “Saya akan memberi makan anak saya kapanpun dan di manapun dia perlu diberi makan,” tulisnya pada keterangan foto.

Sayangnya, foto itu menuai kecaman dari warganet lantaran dianggap terlalu vulgar. Bahkan, beberapa dari mereka menilai dirinya melakukan tindakan tak bermoral. Sebab, foto yang diambil dari atas itu membuat belahan payudaranya terpampang jelas.

Sebagai informasi, Shagieva merupakan anak bungsu dari Presiden Kyrgyzstan. Berbeda dengan saudaranya yang tertarik dengan dunia politik, ia sama sekali tak berminat dengan hal itu. Selama ini, ia lebih aktif melakukan kegiatan sosial, seperti membantu anak-anak penyandang down syndrome. 

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…