Sejumlah pelajar SMA mengunjungi pameran karya seni rupa di eks Gedung Pengadilan Agama yang dihelat bersamaan perayaan FKY ke-28 di Wonosari, Gunungkidul, Rabu (7/9/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah pelajar SMA mengunjungi pameran karya seni rupa di eks Gedung Pengadilan Agama yang dihelat bersamaan perayaan FKY ke-28 di Wonosari, Gunungkidul, Rabu (7/9/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 1 Agustus 2017 16:55 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

25 Kelompok Seni Meriahkan FKY 2017 di Gunungkidul, Pawai Digelar saat Penutupan

Dinas Kebudayaan Gunungkidul kembali menggelar Festival Kesenian Yogyakarta.

 
Solopos.com, GUNUNGKIDUL  – Dinas Kebudayaan Gunungkidul kembali menggelar Festival Kesenian Yogyakarta. Rencananya pertunjukan pentas seni ini dilaksanakan mulai Senin (7/8/2017) hingga Sabtu (12/8/2017) mendatang.

Kepala Bidang Seni Adat dan Tradisi, Dinas Kebudayaan Gunungkidul Ristu Raharja mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan FKY di tahun ini. Beberapa persiapan yang dilakukan, selain menentukan waktu kegiatan, dinas kebudayaan juga mulai mengkoordiansi untuk pentas seni yang disuguhkan dalam acara tersebut.

Rencananya pelaksanaan FKY di Gunungkidul digelar selama lima hari mulai 7-12 Agustus medatang. Untuk acara pementasan, lanjut Ristu, akan diisi pentas seni sebanyak 25 kelompok yang berasal dari 18 kecamatan dan perwakilan dari luar daerah.

Adapun pementasan yang dilaksanakan di antaranya pentas musik campur sari, jahilan hingga kesenian reog. “Sudah mulai kami persiapkan. Mudah-mudahan kegiatan tahunan ini dapat berjalan dengan lancar,” katanya kepada Solopos.com, Senin (31/7/2017).

Menurut dia, untuk pelaksanaan FKY 2017 sedikit berbeda dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya. Ini lantaran, keberadaan kirab seni biasanya dilaksankaan saat pembukaan, namun untuk tahun ini, kegiatan tersebut dilakukan saat penutupan.

Selain itu, sambung Ristu, pengambilan rute pawai juga mengalami perubahan karena tidak lagi melewati jalur di depan Rumah Sakit Daerah Umum Wonosari. Pemindahan jalur dilakukan agar kegiatan kirab tidak mengganggu pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Rute pawai besok di mulai dari Alun-Alun Wonosari menuju ke taman kota terus ke barat menuju simpang tiga Kepek ke kiri dan masuk lagi ke Kota Wonosari,” kata mantan Kepala Bidang Kebudayaan ini.

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…