Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Senin, 31 Juli 2017 23:30 WIB Irene Agustine/JIBI/Bisnis Pendidikan Share :

Wapres JK akan Terima Gelar Doktor Honoris Causa ke-10

Wapres JK akan menerima gelar doktor honoris causa yang ke-10.

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menerima gelar doktor honoris causa di bidang Sosiologi Agama dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Rektor UIN Alauddin Makassar Musafir Pababbari menyatakan ada dua pertimbangan gelar tersebut pantas disematkan kepada Wapres JK, yakni pertimbangan secara empiris dan akademis. Dari sisi empiris, Wapres JK dinilai mampu menyelesaikan sejumlah konflik yang berhubungan dengan agama dengan mengedepankan pendekatan damai.

“Alasan empirisnya bahwa di mana-mana resolusi konflik yang ada di Indonesia ini, dia penyelesaiannya menggunakan peace studies. Ada tidak konflik di Indonesia pak JK mengerahkan kekuatan militer untuk menyelesaikan itu? Tidak ada,” katanya, di Kantor Wakil Presiden, Senin (31/7/2017).

“Kajian akademisnya kan boleh dikatakan terbatas ya. Tetapi pemikiranya itu sudah melampaui pikiran akademis yang terbatas itu. Itu alasan akademisnya,” lanjutnya.

Pemberian gelar doktor honoris causa kepada Wapres JK tersebut rencananya akan dilaksanakan akhir Oktober.

Gelar tersebut akan menjadi yang ke-10 diberikan kepada Wapres JK dari berbagai universitas. Terakhir, Wapres mendapatkan gelar Honoris Causa dari Rajamangala University of Technology of Isan (RMUTI) Thailand di bidang Administrasi Bisnis awal tahun lalu.

“Pak JK sudah mendapatkan 9 honoris causa tetapi tidak satupun yang berikan di bidang sosiologi agama padahal sangat empirik, sangat tampak. Itu alasannya kami menganggap beliau sangat layak,” tambahnya.

Kami Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…