Sudirman Said selaku menteri ESDM. (JIBI/Solopos/Antara) Sudirman Said selaku menteri ESDM. (JIBI/Solopos/Antara)
Senin, 31 Juli 2017 11:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Sudirman Said Dorong Wirausaha di Workshop Masa Depan Jateng

Sudirman Said yang kini tengah digadang-gadang untuk maju dalam pilgub atau Pilkada Jateng 2018 mulai tampil di workshop dan kegiatan-kegiatan lain.

Solopos.com, SEMARANG — Ketua Institut Harkat Negeri, Sudirman Said, berharap pemerintah meningkatkan jumlah wirausahawan guna menyongsong era industri dan ekonomi kreatif yang akan menjadi andalan pertumbuhan perekonomian. “Perlu ada usaha serius dari pemerintah untuk memperbanyak jumlah entrepreuner,” katanya saat menjadi pembicara pada Workshop Masa Depan Baru Jateng di Kota Semarang, Minggu (30/7/2017).

Menurut dia, lebih baik perekonomian di Indonesia bertumpu pada pelaku ekonomi berskala menengah dan kecil yang sehat dalam jumlah banyak. “Dalam perekonomian yang lebih terbuka, perubahan akan cepat terjadi dan fleksibilitas sangat diperlukan. Pemain kelas menengah yang cenderung lebih adaptif akan sangat diperlukan,” ujar mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.

Ia menyebutkan struktur perekonomian di Provinsi Jateng tidak tergantung pada eksploitasi sumber daya alam (SDA) karena ada sektor-sektor yang menghasilkan nilai tambah seperti manufaktur, jasa, perdagangan, pariwisata, dan keuangan yang lebih besar perannya.

Ketergantungan pada SDA memiliki dua risiko, kata dia, yakni pengaruh harga komoditas sangat rentan pada perekonomian, dan jebakan pada zona nyaman (comfort zone) karena mudahnya mengeksploitasi sumber daya alam. “Perekonomian yang basisnya sektor-sektor yang bernilai tambah tinggi lebih terbuka, lebih kompetitif, dan berpotensi lebih stabil,” katanya.

Selain itu, pengetahuan, keterampilan, dan kapabilitas sumber daya manusia di Jateng, menurut Sudirman Said yang belakangan hari ini digadang-gadang menjadi kandidat peserta pilgub atau Pilkada Jateng 2018 itu, akan sangat menentukan seberapa besar kecepatan pertumbuhan ekonomi provinsi setempat ke depan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung program pendampingan bagi para mahasiswa agar bisa menjadi wirausahawan muda yang andal serta sukses. Pendampingan bagi para mahasiswa sehingga menjadi wirausahawan muda itu diharapkan dapat mengubah kebiasaan dan pola pikir di masyarakat yang cenderung lebih suka menjadi karyawan di perusahaan dan pegawai negeri sipil.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
PT. MEGA KHARISMA PACKINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…