Lucky Hakim bersama anaknya, Nokia (Instagram @luckyhakimofficial) Lucky Hakim bersama anaknya, Nokia (Instagram @luckyhakimofficial)
Senin, 31 Juli 2017 20:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

SENSASI ARTIS
Adakan Sayembara Berhadiah Rp500 Juta, Lucky Hakim Lukai Hati Tiara Dewi

Sensasi kali ini dari artis Lucky Hakim yang menyakiti hati Tiara Dewi gara-gara mengadakan sayembara berhadiah Rp500 juta.

Solopos.com, SOLO – Kemelut rumah tangga pasangan selebritis Tiara Dewi dengan Lucky Hakim kian memanas. Baru-baru ini, Lucky Hakim mengadakan sayembara berhadiah Rp500 juta bagi siapa saja yang bisa menemukan fotonya bersama Tiara, anak, dan mendiang ibunya.

“Kalau ada yang bisa menemukan foto saya, Tiara, Nokia, dan Adit saya kasih uang Rp500 juta. Saya kan menikah lama, sudah tujuh bulan. Tapi, tetap enggak ada fotonya sampai sekarang,” kata Lucky dalam tayangan Obsesi Global TV, Sabtu (29/7/2017).

Menurut Lucky, selama menikah, Tiara memang tidak bisa dekat dengan keluarganya. Ia merasa kecewa lantaran Tiara tidak bisa mengambil hati anak semata wayangnya, Nokia Alike Putri Hakim. Padahal, ia sangat menyayangi anak Tiara, Aditya Naufal.

“Tiara mau ketemu sama Nokia. Nokianya mungkin mau ketemu sama Tiara. Tapi, namanya anak kecil kan lebih jujur ya,” sambung dia.

Sayembara yang diadakan Lucky itu pun membuat hati Tiara Dewi kian terluka. Ia tak menyangka suami yang sangat dicintai tega melakukan hal seperti itu kepadanya.

“Sudahlah enggak usah dibahas. Kita bercerai ya bercerai saja baik-baik, akan ada orang yang tersakiti. Nokia kan memang saya enggak bisa ambil alih. Pas nikah dia kan memang enggak datang. Sudah cukup, orang jadi beranggapan kalau saya ini ibu tiri yang jahat,” tutur Tiara sambil berurai air mata.

Diakui Tiara, selama menikah ia memang tak bisa mengambil hati keluarga Lucky. Bahkan, ia belum sempat memperbaiki hubungan sampai ibunda Lucky yang wafat Juni 2017 lalu. Hal itu tentu membuat Lucky sangat kecewa. Baginya, permintaan maaf yang disampaikan Tiara sudah sangat terlambat.

“Yang penting itu apa kata anak saya, apa kata ibu saya. Dan ibu saya sekarang sudah meninggal. Sudah sangat terlambat untuk memperbaiki keadaan. Jadi ya sudah selesai. Daripada kita nanti punya anak dan rebutan bagaimana cara mendidik yang baik ya sudah diakhiri saja,” tegas Lucky.

Istri mana yang tak sakit hati saat suaminya membeberkan aib rumah tangga di hadapan umum. Hal itulah yang tengah dirasakan Tiara. Ia berharap semua masalah rumah tangganya cepat selesai. “Ya sudah jangan dibahas lagi masalah almarhumah dan Nokia. Masalah rumah tangga kan kita yang tahu. Enggak usah mencari alasan yang membuat telinga saya makin perih,” kata Tiara.

Menurut Lucky, permasalahan rumah tangganya dipicu dari perbedaan cara berinteraksi di media soaial. Ia menilai Tiara terlalu berlebihan menggunakan akun media sosial yang membuatnya merasa risih.

“Cikal bakal 70 persen pertikaian kami memang seputaran medsos. Bukan cuma posting, tapi juga cara menanggapi haters. Cara menanggapi itu menunjukkan sifat asli kita. Kalau dibilang kontraknya sudah habis, ya kan bagi Tiara yang kaya bisa saja kan memperpanjang kontrak. Kenapa harus cerai,” sambung Lucky.

Lucky juga tidak tahan dengan gaya hidup Tiara yang boros. Menurutnya, kebiasaan Tiara membeli barang-barang mewah sudah sangat keterlaluan. “Dia beli sepatu harga Rp30 juta. Lebih mahal dari sepatu saya. Kadang dia juga menyalahkan soal hobi saya beli burung seharga Rp20 juta. Di sini kita berbeda pandangan lagi,” tandasnya.

Meski banyak perbedaan, Lucky dan Tiara menikah atas dasar cinta. Namun, setelah menikah keduanya menyadapi berbagai perbedaan itu sulit untuk disatukan. Akhirnya, Lucky pun memilih mengakhiri pernikahannya dengan Tiara. 

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…