Deddy Corbuzier menyanyikan lagu Better Love (Instagram @mastercorbuzier) Deddy Corbuzier menyanyikan lagu Better Love (Instagram @mastercorbuzier)
Senin, 31 Juli 2017 19:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

MOST POPULAR YOUTUBE
Keren! Deddy Corbuzier Jajal Nyanyi dan Ngedance

Most Popular Youtube kali ini tentang Deddy Corbuzier yang menjajal bernyanyi dan menari.

Solopos.com, SOLO – Tak hanya piawai bermain sulap, ternyata Deddy Corbuzier juga cukup lincah saat menari. Kelincahan mantan pesulap Tanah Air itu terlihat dalam vlog terbaru yang diunggah di Youtube, Sabtu (29/7/2017). Dalam video itu, bapak satu anak ini memperlihatkan kemampuan menyanyi dan menari yang cukup memukau warganet.

Mengenakan pakaian serba hitam, pria berkepala plontos itu melakukan sederet gerakan layaknya penari profesional. Deddy juga memamerkan kemampuannya memainkan piano sambil menyanyikan lagu bertajuk Better Love. Di tengah video, ia tampak melakukan gerakan free style. Meski terlihat kaku, ia berhasil menyelesaikan gerakan itu dengan cukup baik.

Bukan tanpa alasan, Deddy sengaja mengunggah video itu untuk menantang dirinya. Ia ingin keluar dari zona nyaman dengan mencoba hal baru di luar kebiasaan. “Aku melakukan ini karena aku adalah Corbuzier. Dan ternyata aku bisa. Lakukanlah hal-hal di luar zona nyaman Anda. Lakukan hal-hal di luar zona nyaman Anda. Lakukan hal-hal yang Anda benci. Buktikan bahwa yang Anda benci itu ternyata baik. Ini bukan video klip. Ini hanya sebuah karya di luar karya,” tulis Deddy lewat kotak deskripsi.

Lebih lanjut, Deddy mengaku jenuh dengan berbagai hal yang biasa dilakukannya. Sebab, selama 20 tahun ia dikenal sebagai pesulap. Namun, sejak 2015 lalu ia memutuskan berhenti menjadi pesulap. Keputusan itu jelas tidak mudah, mengingat kariernya di dunia sulap sangat luar biasa.

“Saya hanya ingin keluar dari zona nyaman. Kalau ditanya saya nyamannya di mana, ya sulap itu jawabannya. Tapi, saya mencoba melakukan hal lain, jadi pembawa acara dan sekarang main Youtube. Keputusan ini jelas tidak mudah, mengingat saya ini pesulap termahal se-Asia,” ungkap Deddy dalam tayangan Selebrita Trans 7, Senin (31/7/2017).

Keputusan berhenti main sulap untuk komersil itu dilakukan Deddy demi anak semata wayangnya, Azkanio Nikola Corbuzier. Sebagai orang tua tunggal ia tak ingin berjauhan dengan sang anak dalam waktu lama. Padahal, profesi sebagai pesulap saat itu membuatnya harus melakukan pertunjukkan di luar kota.

“Ini semua karena Azka. Saya enggak mau jauh-jauh dari dia. Saya sudah bosan 20 tahun dikenal sebagai pesulap. Setelah berhenti main sulap memang saya sempat bingung mau melakukan apa. Karena sulap itu bayarannya gede. Tapi, berbekal kerja keras, ketekunan, dan kesabaran, semuanya pasti membuahkan hasil yang baik. Makanya sekarang saya main Youtube dan terakhir belajar nge-dance,” sambung dia.

Beruntung, vlog terbarunya itu mendapat respons positif dari warganet. Sampai Senin (31/7/2017), video tersebut telah ditonton lebih dari 510.000 kali dan menjadi salah satu trending Youtube Indonesia. Tak lupa, mereka memberikan pujian dan berterima kasih kepada Deddy yang selalu memberi inspirasi.

“Dari menit pertama aja aku udah langsung tahu ini video pasti pesannya nyampein untuk kita mencoba keluar dari zona nyaman. Memotivasi banget sih ini maksud dari videonya, tapi dengan cara yang lebih tak terduga,” puji akun Righa Pradana.

“Ini yang namanya tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Salut sama om Deddy. Sulap jago, MC jago, bela diri juga, motivasi apalagi, sekarang nge-dance dan nyanyi,” sambung akun Enfold Wayas.

“Bangga saya lihatnya. Enggak ada yang aneh dan memalukan. Justru keren banget. Berarti om Deddy punya kemampuan lain yang bikin sya pribadi merasa senang. Sukses terus semoga menunjukkan kemampuan lain yang bikin kejutan.” imbuh akun Unblock. 

PT BPR RESTU KLATEN MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…