Rektor UKDW Henry Feriadi saat jumpa pers di UKDW Jogja, Senin (31/7/2017). ( I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja) Rektor UKDW Henry Feriadi (tengah) saat jumpa pers di UKDW Jogja, Senin (31/7/2017). ( I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 31 Juli 2017 17:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Mahasiswa dan Dosen UKDW Korban Tenggelam di Teluk Rinca dalam Tugas KKN

Sebanyak 17 mahasiswa dan satu orang dosen Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata Versache

Solopos.com, JOGJA-Sebanyak 17 mahasiswa dan satu orang dosen Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata Versache di Teluk Rinca, Nusa Tenggara Timur, Minggu (30/7/2017) .

Baca juga : 17 Mahasiswa dan Dosen UKDW Jogja Jadi Korban Kapal Tenggelam di Teluk Rinca

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Tematik Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogja, Winarna menyatakan 17 mahasiswa dan satu dosen UKDW saat kejadian sedang berada dalam misi untuk melakukan pemetaan potensi laut dan wisata bahari yang ada di sekitar Labuan Bajo untuk pengembangan desa nelayan setempat.

Ia melanjutkan KKN Tematik UKDW diikuti oleh 36 mahasiswa Teknik Arsitektur dan dibimbing oleh empat orang dosen. KKN dilaksanakan pada tanggal 3 Juli hingga 3 Agustus 2017 di dua tempat yaitu Dusun Rangko dan Desa Seraya.

“Programnya adalah membuat master plan di dua tempat itu, karena akan membuat master plan jadi semua potensinya harus dipetakan. Yang di Dusun Rangko sudah melakukannya, dan rombongan di Desa Seraya akan melakukan hal yang sama tapi terjadi kecelakaan,” jelasnya, saat jumpa pers di salah satu ruangan di UKDW, Senin (31/7/2017).

Ia menambahkan master plan tersebut akan digunakan sebagai data awal untuk pengembangan daerah sekitar jika nantinya ada program KKN yang berkesinambungan. “Tanggal 2 Agustus akan dipresentasikan di depan Bupati Manggarai Barat,” tutupnya.

CV.TIGA SELARAS BERSAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Masa Depan Keroncong

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (27/7/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, peserta Program Doktor di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang sedang menyusun disertasi tentang estetika keroncong karya Gesang. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Festival musik…