Pemain Persis Gotong royong mendapat pengarahan dari pelatih Eduard Tjong saat latihan di stadion Sriwedari, Solo< Selasa (4/4). (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu) Pemain Persis Gotong royong mendapat pengarahan dari pelatih Eduard Tjong saat latihan di stadion Sriwedari, Solo< Selasa (4/4). (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu)
Senin, 31 Juli 2017 13:48 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 3
Lawan Persekap, Persis GR Lolos Sebelum Bertanding

Liga 3 akan menyajikan laga Persis GR vs Persekap.

Solopos.com, SOLO — Persis Gotong Royong (GR) mendapat durian runtuh jelang laga melawan Persekap Kabupaten Pekalongan di Stadion Manahan, Senin (31/7/2017) sore WIB. Berpredikat juru kunci di klasemen sementara Grup E, mereka kini telah memastikan diri lolos ke semifinal Liga 3 wilayah Jawa Tengah setelah dinyatakan menang walk out (3-0) atas Persebi Boyolali.

Laga melawan Persekap pun terancam menjadi laga formalitas karena Persekap juga otomatis lolos menyusul sanksi yang diterima Persebi. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah resmi memberikan sanksi kalah WO pada Persebi lantaran panpel mereka dianggap tidak mampu menyediakan pengamanan saat laga Persebi melawan Persis GR di Stadion Pandan Arang, 23 Juli 2017.

Dengan sanksi itu, Persis GR melompat dua tingkat menuju puncak klasemen dengan enam poin dari tiga pertandingan. Adapun Persebi melorot menjadi juru kunci. Jikapun kalah melawan Persekap, Persis GR masih berada di posisi kedua Grup E dan tetap meraih tiket semifinal.

Pelatih Persis GR, Eduard “Edu” Tjong, mengaku sudah mendengar ihwal sanksi yang diterima Persebi.

Namun demikian pihaknya tak ambil pusing dan berjanji tetap bermain all out saat melawan tim tamu. “Infonya memang seperti itu [Persis GR menang WO atas Persebi]. Namun kami tetap mengincar poin penuh,” ujar Edu saat dihubungi Solopos.com, Minggu (30/7/2017).

Persis GR pun sedikit lebih santai jelang menjamu Persekap dengan tiket semifinal di tangan. Pada hari Minggu Riky Junian dkk. hanya menggelar latihan ringan di sebuah lapangan futsal di Baturan, Karanganyar.

Edu mengatakan seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap diturunkan saat melawan Laskar Ki Ageng Cempaluk, julukan Persekap. “Semua siap bermain,” kata Edu.

Sementara itu, Pelatih Persekap, Firmandoyo, mengaku belum mengetahui timnya sudah pasti lolos menyusul sanksi yang diterima Persebi. Nilai Persekap dan Persebi sebenarnya sama yakni empat, hanya Persekap unggul head to head atas rivalnya itu.

“Saya malah belum tahu hitung-hitungannya gimana. Ya saya hanya berharap Persekap dan Persis GR bisa lolos bareng-bareng,” tuturnya.

PT BPR RESTU KLATEN MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kegaduhan Urusan Beras

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (29/7/2011) dan Bisnis Indonesia edisi Jumat (28/7/2017), karya Arif Budisusilo, anggota Dewan Redaksi Harian Solopos. Solopos.com, SOLO–Ibarat panas setahun dihapus hujan sehari. Ini pepatah yang pas untuk menggambarkan pengelolaan pangan hari ini, gara-gara kegaduhan…