Pemain depan Persis Solo, Rudiyana (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Sragen United dalam kompetisi Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (30/7). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Senin, 31 Juli 2017 07:25 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Bekuk Sragen United, Persis Solo Optimistis Lolos 16 Besar

Liga 2 diwarnai dengan kemenangan Persis Solo atas Sragen United.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo menunjukkan mereka tak terpengaruh deretan sanksi PSSI dengan menyikat Sragen United 2-1 di Stadion Manahan, Minggu (30/7/2017). Rudiyana dan Bayu Nugroho menjadi pahlawan Persis lewat golnya di masing-masing babak. Dengan kemenangan tersebut, Persis tinggal berjarak satu poin dari PSIR Rembang di peringkat kedua.

Sebelum laga digelar, anak asuh Widyantoro memang memikul beban mahaberat menyusul sanksi kalah walk out (0-3) atas PSIR Rembang dan pengurangan tiga poin dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Hukuman itu ditambah dengan denda Rp100 juta dan sanksi bermain tanpa penonton di dua laga. Wiwid, sapaan akrab, Widyantoro, mengaku lega pemainnya mampu tetap fokus untuk meraih tiga poin.

“Saya mengapresiasi pemain. Meski sangat terbebani [dengan sanksi], mereka tetap bermain optimal. Saya juga berterima kasih pada suporter yang tak kenal lelah mendukung kami. Mereka luar biasa,” ujar Wiwid dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Wiwid optimistis timnya tetap bisa lolos ke 16 besar andai fokus di pertandingan sisa. Empat laga kandang di sisa musim bisa menjadi lumbung poin Persis. “Apapun keputusan merugikan yang kami terima, peluang itu masih terbuka.”

Pelatih Sragen United, Jaya Hartono, menyebut Andrid Wibawa dkk. sebenarnya dapat mengimbangi permainan Persis, terutama di babak pertama. Jaya menyebut absennya gelandang Lucky Wahyu membuat lini tengah tim menjadi mudah ditembus.

“Namun saya tetap salut dengan pemain, terutama pemain anyar. Adaptasi mereka sangat cepat. Jika tim mampu mempertahankan performa, saya optimistis bisa membawa tim finis di posisi tiga atau empat klasemen,” tutur Jaya.

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…