Petugas dari Polres Ponorogo membawa Salwa Amalia Jaudah, korban selamat dalam kecelakaan di jalan Ponorogo-Lembeyan ke RSUD Dr. Harjono, Senin (31/7/2017). (Istimewa/Polres Ponorogo) Petugas dari Polres Ponorogo membawa Salwa Amalia Jaudah, korban selamat dalam kecelakaan di jalan Ponorogo-Lembeyan ke RSUD Dr. Harjono, Senin (31/7/2017). (Istimewa/Polres Ponorogo)
Senin, 31 Juli 2017 17:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

KECELAKAAN PONOROGO
Ibu dan Anaknya Jadi Korban Tabrak Lari, 1 Orang Tewas

Kecelakaan Ponorogo, seorang ibu tewas setelah jadi korban tabrak lari.

Solopos.com, PONOROGO — Seorang ibu rumah tangga dan anaknya menjadi korban tabrak lari di jalan raya Ponorogo-Lembeyan Km 6-7, Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Senin (31/7/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibatnya, ibu rumah tangga bernama Nanik Istiqomah, 45, warga RT 003/RW 002, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, itu meninggal dunia. Saat itu, Nanik membonceng anak perempuannya, Salwa Amalia Jaudah, 23.

Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, saat dihubungi Madiunpos.com, mengatakan telah menerima laporan peristiwa itu. Dia menginformasikan Nanik meninggal dunia sementara Salwa mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Badri menyampaikan menurut keterangan yang didapat polisi di lokasi kejadian, Salwa bersama ibunya hendak pergi ke Ponorogo untuk membordirkan kain penutup keranda jenazah. Salwa bersama Nanik berboncengan naik sepeda motor Honda Supra X 125 berpelat nomor AE 6451 HI.

Salwa yang masih mahasiswa ini mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sekitar 50 km/jam. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba datang kendaraan roda empat dari arah berlawanan kemudian menyerempet sepeda motor Salwa.

Sepeda motor tersebut jatuh dan kedua orang tersebut terlempar. Sedangkan pengemudi kendaraan roda empat tersebut melarikan diri ke arah barat.

Badri menuturkan dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, kendaraan roda empat yang berjenis truk itu melaju secara ugal-ugalan di jalur tersebut. Kendaraan itu melaju dengan cepat dan terlalu ke kanan hingga memakan jalur berlawanan.

“Pengendara sepeda motor ini melaju tidak terlalu cepat dan saat itu juga berada di jalurnya. Malah justru ditabrak kendaraan yang tidak diketahui identitasnya itu,” jelas dia.

Dari keterangan sejumlah saksi, truk tersebut berwarna kuning dan bermuatan kayu. Polisi juga membentuk tim untuk mencari pengemudi ugal-ugalan yang tidak bertanggung jawab itu.

Petugas kemudian membawa Salwa ke RSUD Dr. Harjono untuk mendapat perawatan. Sedangkan Nanik dibawa ke ruang jenazah RSUD tersebut.

 

PT. BPRS AL MABRUR KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Sejarah ”Pahitnya” Garam Nusantara

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (1/8/2017). Esai ini karya M. Fajar Shodiq, dosen Sejarah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah fajarshodiq70@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Gonjang-ganjing garam dalam beberapa pekan terakhir masih terasa. Pepatah ”bagai…