Ilustrasi mebel untuk ekspor. (JIBI/Bisnis/Dok.) Ilustrasi mebel untuk ekspor. (JIBI/Bisnis/Dok.)
Senin, 31 Juli 2017 04:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Kadin Bantu UMKM Jateng Luaskan Ekspor

Kadin Jateng membantu UMKM setempat meluaskan pasar ekspor.

Semarangpos.com, SEMARANG — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjajaki pasar ekspor baru bagi komoditas asal wilayah ini.

“Selama ini ekspor Jawa Tengah masih fokus ke pasar-pasar tradisional, di antaranya Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok. Padahal masih banyak pasar potensial lain,” kata General Manager Trade Training and Information Center (TTIC) Kadin Jawa Tengah Gendut Marjoko di Kota Semarang, Minggu (30/7/2017).

Ia mengatakan beberapa pasar ekspor baru yang saat ini dijajaki pelaku UMKM Jateng, di antaranya beberapa negara di Afrika dan Eropa Timur. Untuk sistem pemasaran, Marjoko mengatakan Kadin Jateng sudah memiliki jejaring pemasaran ekspor sehingga praktiknya tidak terlalu sulit dilaksanakan. Pihaknya juga aktif melakukan pemasaran melalui media sosial.

Terkait proses penjajakan tersebut, dikatakannya tidak hanya bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen di negara tersebut tetapi juga mempelajari sistem bisnis yang mereka terapkan. “Salah satu proses yang saat ini kami laksanakan adalah menjajaki sistem pembayaran,” katanya.

Mengenai hal ini, pihaknya sudah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Ia mengatakan PT Pos Indonesia memiliki program pos ekspor ke 240 negara. “Dengan kerja sama tersebut, diharapkan dapat memudahkan pelaku usaha ketika melakukan ekspor produknya,” katanya.

Pihaknya berharap dengan dilaksanakannya upaya-upaya tersebut pasar ekpor Jateng dapat lebih luas dan tidak lagi menggantungkan keberlangsungan bisnis kepada pasar ekspor tradional. Ia mengatakan jika pelaku UMKM tetap mempertahankan pasar ekspor tradisional maka akan sulit berkembang mengingat kondisi pasar di negara-negara tersebut belum sepenuhnya membaik.

“Seperti di Amerika Serikat dan Eropa Barat, pasarnya masih sangat stagnan, apalagi di Eropa Barat ini justru cenderung mengalami penurunan,” kata tokoh Kadin Jateng itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

CV.TIGA SELARAS BERSAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Masa Depan Keroncong

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (27/7/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, peserta Program Doktor di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang sedang menyusun disertasi tentang estetika keroncong karya Gesang. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Festival musik…