Perajin batik memamerkan kain batik dengan pewarna alami di sela-sela kegiatan ulang tahun ke dua Asosiasi Pengrajin Batik Mukti Manunggal Sleman, di Balai Desa Trihanggo, Gamping, Sabtu (28/1/2017). (Foto istimewa) Perajin batik memamerkan kain batik dengan pewarna alami di sela-sela kegiatan ulang tahun ke dua Asosiasi Pengrajin Batik Mukti Manunggal Sleman, di Balai Desa Trihanggo, Gamping, Sabtu (28/1/2017). (Foto istimewa)
Senin, 31 Juli 2017 11:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Jumlah Usaha Kecil dan Menengah di Sleman Tertinggi Se-DIY

Jumlah Usaha Menengah Kecil (UMK) di Sleman menjadi yang paling banyak di DIY

Solopos.com, SLEMAN-Jumlah Usaha Menengah Kecil (UMK) di Sleman menjadi yang paling banyak di DIY. Persentase UMK di Sleman mencapai 29,09% sedangkan Usaha Menengah Besar (UMB) mencapai 42,26%.

Kepala Bidang Statistik Distribusi dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Arjuliwondo mengatakan angka ini membuat Sleman mendudukui rangking tertinggi se-DIY. Selain itu,  bidang sektor ekonomi berkisar 33 % juga ada di Sleman.

Data ini juga akan menjadi lanjutan dari pendataan UMK dan UMB tahun 2017 guna mendapatkan gambaran tentang pertumbuhan ekonomi di Sleman. Staf Ahli Bidang Kesra, Suci Iriani Sinuraaya menyampaikan bahwa pendataan UMK dan UMB sensus ekonomi 2016 digunakan sebagai dasar untuk merumuskan berbagai kebijakan dan analisis secara makro maupun mikro.

“Pelaku usaha diminta kooperatif dan terbuka sementara petugas tidak boleh terkesan menginterogasi,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Sabtu (30/7/2017).

Hasil sensus juga akan digunakan sebagai benchmarking dan basis data bagi berbagai survei lanjutan di bidang ekonomi. Karena itu, ia menegaskan jika pelaksanaan sensus ekonomi 2016 lanjutan dipastikan harus sukses.

Pertimbangannya, ini akan memberikan manfaat yang besar tidak hanya bagi dunia usaha, masyarakat namun juga pemerintah. Sensus ini akan dijadikan dasar perencanaan ekonomi, informasi terhadap potensi ekonomi, penyerapan tenaga kerja serta perhitungan nilai tambah yang lebih akurat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman Tri Endah Yitnani menyebutkan jumlah UMKM di Sleman mencapai 27.119. Jumlah terbanyak ada di Sleman yakni 2.535 unit dan paling sedikit di Depok denhan 689 unit.

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…