Neymar (JIBI/Reuters/Albert Gea) Neymar (JIBI/Reuters/Albert Gea)
Senin, 31 Juli 2017 02:25 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Spanyol Share :

BURSA TRANSFER
Ramos Berharap Neymar Tinggalkan Barca

Bursa transfer diwarnai dengan Neymar yang diisukan hengkang dari Barcelona.

Solopos.com, MIAMI — Duel Real Madrid melawan Barcelona di Miami, Amerika Serikat (AS), Minggu (30/7/2017) WIB, sejatinya merupakan laga persahabatan. Namun, atmosfer panas tetap tak bisa dihindarkan dari duel klasik tim raksasa Spanyol yang sudah bermusuhan sejak 1902 ini.

Misalkan saja cekcok yang terjadi antara bintang Barcelona, Neymar dengan bek Madrid, Dani Carvajal, pada menit ke-12. Dua pemain itu sampai harus dipisahkan hakim garis dalam insiden adu mulut tersebut.

Neymar sendiri bermain gemilang di el clasico ini. Meski sedang santer dispekulasikan bakal hengkang ke Paris Saint Germain (PSG), Neymar masih mampu mendonasikan dua assist atas laga yang dimenangi Barcelona 3-2 tersebut.

Salah satu assist Neymar berhasil membuat bek Barcelona, Gerard Pique, mencetak gol penentu kemenangan raksasa Catalan pada babak kedua. Lewat umpan crossing pemain asal Brasil itu, Pique menuntaskannya dengan tendangan voli yang merobek gawang Madrid yang dikawal Keylor Navas.

Bagi Barca, Neymar tentu menjadi salah satu jimat mereka pada laga yang sekaligus menjadi pemanasan el clasico Piala Super Spanyol tersebut. Sebaliknya, Neymar merupakan pembawa sial bagi Los Blancos, julukan Madrid. Bahkan kapten Madrid, Sergio Ramos, terang-terangan berharap ini menjadi pertandingan terakhir Neymar bersama Barca.

“Saya punya relasi yang bagus dengannya. Kami tidak tahu. Saya bertukar kaus dengannya dan saya harap ini akan jadi laga terakhirnya untuk Barcelona, itu berarti kami sudah menyingkirkan sebuah masalah,” jelas Ramos, seperti dilansir Marca.com.

Dia tidak mengatakan apa-apa kepadaku dan saya tidak membahas persoalan pribadi, setiap orang bebas menentukan masa depannya. Saya pikir dia pesepak bola hebat, pemain Barcelona yang vital dan dia akan memutuskan masa depannya,” sambungnya.

Sementara itu, sorotan tajam diberikan kepada wasit Jair Marrufo yang memimpin el clasico kedua di luar Spanyol tersebut dalam sejarah kedua tim. Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, mengaku sempat tiga kali berkonfrontasi dengan sang wasit. Rakitic sendiri lolos dari sanksi kartu merah meski terlihat sempat mendorong Marrufo.

“Orang yang mengenalku paham jika saya susah marah, namun wasit membuatku naik pitam. Dia menghinaku tiga kali. Saya biasanya sangat respek kepada wasit, namun mereka tidak menunjukkannya kepadaku kali ini, jadi saya tidak senang,” jelas pemain asal Kroasia itu.

PT TUGU BETON SEMESTA ABADI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Memahami Perppu Ormas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (26/7/2017). Esai ini karya M. Dian Nafi’, pengasuh pesantren khusus mahasiswa Al-Mu’ayyad di Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo dan aktif di komunitas perdamaian lintas iman dan lintas golongan. Alamat e-mail penulis adalah mdn4fi@yahoo.com. Solopos.com,…